|
Indonesia Kutuk Keras Serangan Israel ke Jalur Gaza
Minggu, 02 Maret 2008 | 20:30 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah Indonesia mengutuk keras serangan militer Israel ke Jalur Gaza kemarin.
"Serangan itu semena-mena dan telah mengakibatkan tewasnya lebih dari 60 warga negara Palestina, termasuk anak-anak," kata Juru Bicara Departemen Luar Negeri Kristiarto Soeryo Legowo melalui pesan singkat kepada Tempo, Minggu (2/3).
Menurut Kristiarto, serangan tersebut merupakan wujud nyata pelanggaran hukum humaniter dan hak asasi manusia internasional oleh Israel.
Indonesia juga menilai bahwa serangan tersebut bertentangan dengan prinsip-prinsip penyelesaian damai yang adil dan langgeng. "Tindakan Israel menimbulkan hambatan baru pada upaya penyelesaian damai melalui dialog yang telah diusahakan selama ini," kata Kristiarto.
Israel telah membawa mundur upaya menciptakan perdamaian dengan Palestina, khususnya setelah Konvensi Annapolis pada November tahun lalu.
Oleh karena itu, lanjut dia, pemerintah Indonesia menyerukan agar semua pihak mengendalikan diri dan dapat segera mengakhiri tindak kekerasan. "Indonesia secara konsisten mendukung rakyat Palestina untuk membentuk negara merdeka," ujar Kristiarto.
Indonesia juga meminta agar kedua belah pihak menghidupkan proses perundingan yang ada. Selain itu, kata Kristiarto, upaya kemerdekaan Palestina juga harus selaras dengan prinsip bertetangga dengan damai dengan negara lain. "Kemerdekaan Negara Palestina diharapkan dapat berdampingan dengan damai dengan Israel sesuai wilayah yang diakui secara internasional," kata Kristiarto. Titis Setyaningtyas
INDEKS BERITA LAINNYA :
|