Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
 
   

Tahanan Rumah Tentara Disertir
Minggu, 02 Maret 2008 | 21:52 WIB

TEMPO Interaktif, Dili:Lima anak buah almarhum Mayor Alfredo Reinado Alves Jumat (29/2) kemarin dikenakan tahanan rumah.Mereka terbukti sebagai pelaku penyerangan terhadap tentara Timor Leste di Fatu-Ahi pada 2006. Tapi kelima serdadu itu tidak terlibat dalam penembakan Presiden Jose Ramos Horta dan Perdana Menteri Xanana Gusmao.

Empat dari kelima serdadu itu adalah anggota Korps Polisi Militer Timor Leste. Mereka antara lain Anterilau Ribeiro Gomes, Rudinho A. Martinhs, Martinho de Almeida, dan Antonio Savio. Adapun Dario Leong bukan berasal dari kesatuan lain.
Kelima tentara pembangkang itu ditangkap dua pekan lalu di Becora, Dili.

Sedangkan seorang serdadu tersangka pelaku penembakan Horta, yang hingga kini namanya masih dirahasiakan, di tahan di penjara khusus. Kelima tersangka itu sempat diperiksa sebagai saksi oleh pengadilan yang di pimpin hakim internasional Ivo Roza Baptista dan Jaksa internasional Felismino Cardoso.

Jaksa Internasional Felismino Cardozo mengatakan pengadilan hanya mengambil keterangan saksi dari lima anak buah Reinado soal penyerangan di Fatu-Ahi pada 2006. Kemudian proses persidangan akan berlangung setelah proses investigasi selesai.

“Mereka terbukti terlibat dalam kasus penyerangan di Fatu-Ahi," kata Jaksa Agung, Longinhos Monteiro. Kelima tersangka itu diperiksa dengan didampingi lima pengacara, dua pengacara internasional dan tiga Timor Leste. Jumlah anggota tentara disertir dan mantan Polisi Miiliter bertambah 560 orang.

Soal pelaku penembakan Horta dan Xanana kejaksaan telah mengindentifikasi 19 pelaku termasuk orang sipil. Dari 19 pelaku itu, ada beberapa orang yang telah ditangkap, sedangkan lainya masih dalam tahap pengejaran. Karena itu pemerintah Timor Leste memperketat pengawasan di pos perbatasan dengan Indonesia.

Pejabat Presiden Fernando Lasama de Araujo bahkan telah meminta pemerintah Indonesia untuk memperkuat keamanan di perbatasan. "Perbatasan harus diperkuat," katanya. Sebab,"Kemungkinan kelompok pemberontak melewati jalan tikus masuk ke Indonesia," tuturnya.

Dalam waktu dekat ini, kata dia, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan mengirim bantuan darurat kepada warga Timor Leste terkait krisis politik dan militer yang melanda negeri itu. Namun, ujarnya, bantuan berupa apa tidak disebutkan
oleh perwakilan Indonesia di Dili.

| JOSE SARITO AMARAL (DILI)


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Wakil Mayor Reinado Menyerah
Delapan Pemberontak Dili Ditangkap
Tentara Kembali Buru Pemberontak Timor Leste
Pengejaran Pemberontak di Dili Ditangguhkan
Xanana Tunda Kunjungan ke Jakarta
Timor Leste Tutup Pintu Dialog dengan Pemberontak
Lasama Jabat Presiden Sementara Timor Leste
Pendukung Reinado Diminta Tenang
Alkatiri Desak Pembentukan Tim Investigasi Independen
Baku Tembak Berlangsung Setengah Jam
> selengkapnya...

Referensi

Kudeta Sang Mayor

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk118429 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Menteri Pertanian Optimistis Indonesia Ekspor Beras Tahun Depan
Solar Langka di Tegal
Kemarau Tiba, Petani Cilacap Kekurangan Air
Tarif Hotel Akan Naik 20 Persen
Tersangka Pengelapan Pajak Bisa Bertambah

<< March,2008>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data