Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
 
   

Pemilu Malaysia Tidak Memakai Tinta
Rabu, 05 Maret 2008 | 12:47 WIB

TEMPO Interaktif, Kuala Lumpur: Komisi Pemilihan Umum (KPU) Malaysia membatalkan pemakaian tinta yang tak dapat hilang dalam pemilihan umum parlemen pada Sabtu mendatang. Kelompok oposisi menentang putusan ini karena dituduh akan meningkatkan kecurangan.

"KPU memandang masalah ini sangat serius, karena proses pemilihan dengan tatanan masyarakat dan keamanan tak dapat dikompromikan," kata Ketua KPU Abdul Rashid Abdul Rahman di Kuala Lumpur hari ini. "KPU mohon maaf yang sangat dalam atas keputusan ini."

Sebelumnya KPU mewajibakan pemilih untuk mencelupkan tangan ke dalam tinta saat mencoblos di hari pemilihan untuk mencegah terjadinya kecurangan.

Rashid mengatakan penggunaan tinta tak akan efektif karena konstitusi negara itu membolehkan warga untuk menolak kukunya ditandai tinta saat memilih.

Kelemahan ini dapat dihapus dengan mengamendemen konstitusi, yang membutuhkan putusan parlemen. Tapi, saat ini parlemen sudah dibubarkan karena pemilihan akan berlangsung.

Kabar yang diterima Tempo menyatakan ada usaha pihak-pihak tertentu yang diduga akan mengganggu pemilu lewat tinta ini.

Rashid mengatakan KPU mendapat informasi bahwa beberapa partai telah membeli tinta dari luar negeri dan mereka akan menyogok para pemilih yang naif untuk diolesi tinta sebelum pencoblosan. "Tujuannya untuk membuat kebingungan dan kecurigaan atas status dari pemilih semacam ini," katanya.

TORIQ HADAD | IWANK | AFP


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Siti Nurhaliza Kampanye untuk Barisan Nasional
Lima Juta Penduduk Malaysia Tak Mendaftar
Pengumuman Calon Legislator Malaysia 24 Februari
Polisi Malaysia Antisipasi Percepatan Pemilu
Suku Malaysia Gugat Penghancuran Gereja
Serdadu Thailand Dihabisi Milisi
Menuntut Mundur Anggota Komisi
Mahathir Akan Melayat Bila Soeharto Wafat
Besok Mahathir Jenguk Soeharto
Mahathir Prihatin Atas Kondisi Soeharto
> selengkapnya...

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk118612 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Menabrak Pakem Seni Trimatra
Sophan Meninggal Dalam Perjalanan Ke Rumah Sakit
Sophan Sophian Ingin Jadi Duta Besar
Keluarga Sudah Menerima Kabar Sophan Sophian Meninggal
Soetrisno Bachir Keliling Jawa Tengah

<< March,2008>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data