|
4000 Tentara AS Tewas Selama Lima Tahun di Irak
Minggu, 23 Maret 2008 | 07:48 WIB
TEMPO Interaktif, Baghdad:Total tentara Amerika Serikat yang tewas di Irak selama lima tahun mencapai 4000 orang. Pemerintah AS sendiri mengklaim telah berhasil menekan 60 persen kekerasan di Irak sejak Presiden George W. Bush memerintahkan tambahan 30 ribu prajurit ke Irak awal tahun lalu.
Irak juga telah mengalami kemajuan dalam kesepakatan pembagian kekuasaan antara Syiah, Sunni dan Komunitas Kurdi. Namun, militer AS menyatakan kondisi keamanan masih sangat rawan.
Sabtu kemarin, sebuah ledakan bom menewaskan tiga prajurit AS yang sedang berpatroli di Utara Baghdad. Dua warga sipil Irak ikut menjadi korban.
Pada hari yang sama, Otoritas Irak melaporkan serangan udara balasan yang dilakukan AS telah menewaskan 6 anggota Komunitas Sunni di Samarra, 60 Kilometer dari Baghdad. Milter AS mengatakan sebuah helikopter AH-64 Apache melakukan serangan setelah mencurigai adanya lima orang sedang melakukan kegiatan terorisme tak jauh dari ledakan bom terjadi.
Bom lain juga meledak di sebuah minibus di Timur Baghdad, dimana komunitas Syiah bermukim. Satu orang tewas dan 8 orang terluka. Kantor Bulan Sabit Merah di Distrik Mansour juga terkena ledakan bom. Namun, tak ada korban dalam ledakan ini.
Satu hari sebelumnya, serangan roket dan mortir menewaskan 1 tentara AS dan melukai 4 tentara lainnya di Selatan Baghdad.
Presiden Bush memberikan penghormatan kepada tentara yang tewas itu. "Mereka akan hidup dalam kenangan bangsa yang mereka bantu pertahankan," ujarnya.
Senator Robert Mendez dari Partai Demokrat meminta Bush untuk menghadapi kenyataan di Irak dan memberitahukan kebenaran mengenai biaya dari perang di Irak, termasuk dampak ekonomi dan korban yang terus berjatuhan.
AP | Sofian
INDEKS BERITA LAINNYA :
|