Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
 
   

Media Timor Leste Boikot Juma Pers PBB
Kamis, 10 April 2008 | 18:13 WIB

TEMPO Interaktif, Dili: Media massa Timor Leste hari ini memboikot jumpa pers Misi Perserikatan Bangsa-bangsa di Timor Leste (UNMIT) di Dili. Mereka mengkritik perwakilan khusus PBB, Atul Khare, dan stafnya selama ini bersikap tidak transparan.

Lima misi PBB sudah bergantian menjalankan tugasnya di negeri itu, tapi baru kali ini jumpa pers UNMIT diboikot. Media elektronik Televisi Timor Leste dan seumlah media cetak, seperti Diario Nasional, Timor Post, Suara Timor Lorosae dan Tempo Semanal , menolak menghadiri undangan misi PBB.

Menurut Pemimpin Redaksi Televisi Timor Leste Nelio Isac, mereka tidak memenuhi undangan itu karena misi PBB setiap menggelar jumpa pers tidak transparan.

Nelio mencontohkan, ketika seorang anak buah Alfredo Reinado Alves menyerahkan diri kepada polisi PBB pada bulan lalu, mereka tidak memberikan komentar kepada media. Contoh lainnya, kata dia, PBB memberi laporan bahwa situasi normal, padahal kala itu situasi Dili sedang rusuh.

Dengan kata lain, kata dia, PBB telah memberikan informasi palsu kepada media soal situasi dalam negeri tersebut.

Hal senada juga diungkapkan oleh para pemimpin media lainnya. Direktur Diario Nasional Espidito Dias Ximenes mengatakan mereka tidak akan meliput jumpa pers misi PBB untuk selamanya jika belum ada permintaan maaf dari perwakilan PBB di Dili. Mereka juga tidak bisa menolerir lagi kebohongan dari UNMIT terhadap media.

Wakil Direktur Suara Timor Lorosae Dominggos Saldanha, Direktur Tempo Semanal Jose Antonio Belo dan Kordinator Liputan Timor Post Mario Johny malah memberi selamat kepada komando operasi gabungan, polisi dan tentara Timor Leste, karena lebih transparan dalam hal operasi pencarian kelompok pemberontak.

"Setiap ada penangkapan terhadap kelompok pemberontak, mereka memberikan informasi faktual kepada media lokal maupun internasional," kata Jose Belo.

Sejauh ini belum ada tanggapan dari perwakilan PBB di sana.

Timor Leste hanya memiliki sebuah stasiun televisi dan beberapa media cetak harian, seperti Suara Timor Lorosae, Timor Post, dan Diario Nasional, dan mingguan seperti Tempo Semanal, Klaak dan Dili Weekly, yang baru berdiri tahun ini.

JOSE SARITO AMARAL (DILI)


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Seorang Anak Buah Reinado Diperiksa
Xanana ke Jakarta Bulan Depan
Penyerang Horta Diancam 12 Tahun Penjara
Penyerang Rumah Horta Jadi Tahanan Rumah
Pemimpin Pemberontak Dili Menyerah
Tahanan Rumah Tentara Disertir
Wakil Mayor Reinado Menyerah
Delapan Pemberontak Dili Ditangkap
Tentara Kembali Buru Pemberontak Timor Leste
Pengejaran Pemberontak di Dili Ditangguhkan
> selengkapnya...

Referensi

Kudeta Sang Mayor

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk120952 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Menteri Pertanian Optimistis Indonesia Ekspor Beras Tahun Depan
Solar Langka di Tegal
Kemarau Tiba, Petani Cilacap Kekurangan Air
Tarif Hotel Akan Naik 20 Persen
Tersangka Pengelapan Pajak Bisa Bertambah

<< April,2008>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data