close

Peres Salahkan Palestina

Selasa, 15 April 2008 | 14:17 WIB

TEMPO Interaktif, London: Presiden Israel Shimon peres hari ini menyalahkan Palestina atas kebuntuan perundingan yang kembali digelar sejak Konferensi Annapolis, November tahun lalu.

Ia juga ragu kesepakatan damai bisa dicapai pada akhir tahun ini seperti komitmen yang dinyatakan Presiden Mahmud Abbas dan perdana Menteri Ehud Olmert. "Persoalannya adalah Palestina terpecah. Mereka lemah dan kian lemah," kata Peres dalam wawancara khusus dengan surat kabar Inggris, The Financial Times.

Memang sejak pertengahan Juni lalu, wilayah Otoritas Palestina terpisah. Hamas menguasai Jalur Gaza, sedangkan Tepi Barat dikontrol oleh Fatah yang dipimpin Abbas.

Soal negara Palestina merdeka, kata Peres, itu tergantung apakah Palestina dapat memberikan jaminan keamanan bagi Israel. "Mereka harus memastikan sebuah negara tidak akan menjadi markas untuk menyerang Israel. Jika kami mengembalikan wilayah jajahan kami harus yakin wilayah itu tidak menjadi pangkalan untuk memerangi kami," ia menegaskan.

AFP/Faisal Assegaf

  • Share on Facebook
  • Print
  • Send

Komentar Anda :

Kirim Komentar

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan