|
Bom Bunuh Diri Tewaskan 45 Orang di Irak
Kamis, 17 April 2008 | 17:57 WIB
TEMPO Interaktif, Kirkuk: Sebuah bom bunuh diri meledak di tengah kerumunan orang yang tengah berkabung dan menewaskan 45 orang di utara Irak, hari ini.
Pria pelaku bom bunuh diri itu meledakkan dirinya di perkampungan Suni Arab, 120 kilometer selatan kota minyak, Kirkuk, sekitar pukul 11.00 waktu setempat.
Dokter Jawdat Abdullah dari rumah sakit Al-Tuz, membenarkan terjadinya serangan itu. Rumah sakit tempatnya bertugas, menurut Jawdat telah menerima korban luka, sebagian di antaranya bahkan terluka sangat serius.
Kapten Abdullah Jassim dari kepolisian setempat, mengatakan kerumunan massa itu tengah berkabung atas kematian dua orang milisi lokal yang tewas dua hari lalu saat bertempur melawan Al Qaida. Para milisi yang berperang melawan Al Qaida itu didukung militer Amerika. Mereka belakangan menjadi target dari kelompok militan Islam.
Imad Abdullah al-Azzawi, seorang saksi yang selamat dari serangan itu, mengatakan pengebom meledakkan dirinya di dalam tenda tempat para tamu berkumpul. "Tubuh bergelimpangan dan serpihan badan berhamburan di mana-mana. Darah juga berceceran di mana-mana," katanya.
Serangan terakhir terjadi dua hari lalu yang menewaskan 13 orang di kota Ramadi. Bom yang baru saja meledak itu terjadi setelah Perdana Menteri Nuri al Maliki mengatakan Al Qaida semakin terisolasi di Irak. "Kami menyerang untuk mengalahkan terorisme," katanya pada parlemen Eropa di Brussells, Belgia.
"Kami lebih percaya diri ketimbang sebelumnya, bahwa sebentar lagi kemenangan atas Al Qaida dan sekutunya akan kami raih." Nuri Al-Maliki juga meminta negara tetangga mereka untuk tidak lagi memberi peluang pada terorisme dan mencegah pelaku teror masuk ke Irak.
AFP |JULI
INDEKS BERITA LAINNYA :
|