Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
 
   

Raja Malaysia Serukan Persatuan
Selasa, 29 April 2008 | 20:39 WIB

TEMPO Interaktif, Kuala Lumpur:Raja Malaysia Mizan Zainal Abidin, Selasa (29/4)kemarin, menyerukan kepada semua pihak agar bersatu padu menangkis segala upaya untuk memecah belah bangsa. "Saya minta seluruh partai memastikan bahwa seluruh ras bersatu," kata Raja Mizan dalam pidato pembukaan sidang pertama parlemen.

Dia mendesak agar seluruh partai politik mencegah upaya memecah belah bangsa. "Stabilitas politik dan kesatuan dan persatuan bangsa adalah kunci kejayaan negara," tuturnya. Raja Mizan mewanti-wanti agar seluruh anggota parlemen mengedepankan kepentingan negara.

"Anggota parlemen yang mulia tidak akan memakai parlemen untuk kepentingan politik indivisu," tutur Raja Mizan. Senin lalu sebanyak 222 anggota parlemen Malaysia yang baru terpilih mengambil sumpah di parlemen. Para anggota parlemen ini merupakan hasil pemilihan umum pada 8 Maret lalu.

Dalam pemilihan Maret lalu itu untuk pertama kalinya preolehan suara Barisan Nasional, yang merupakan motor politik pemerintah selama lebih separuh abad, terpuruk. Meski masih bercokol parlemen Barisan Nasional kini tak lagi menguasai 2/3 persen suara mayoritas. Mereka kini mesti berbagi dengan Barisan Oposisi.

Aliansi oposisi Pakatan Rakyat berhak atas lebih dari sepertiga kursi parlemen dan lima negara bagian dalam pemilihan itu, menempatkan pemimpin Barisan Nasional dan sekaligus Presiden Perhimpunan Melayu Bersatu (UMNO) Perdana Menteri Abdullah Ahmad Badai di bawah tekanan akibat didesak mundur oleh partainya.

Abdullah adalah orang pertama yang dilantik di parlemen, disusul Deputi Perdana Menteri Najib Tun Razak dan seluruh menteri kabinet. Adapun dari kelompok Pakatan Rakyat turut dilantik Ketua Partai Keadilan Rakyat Dr. Wan Azizah Wan Ismail, istri tokoh Pakatan Rakyat Anwar Ibrahim.

Azizah adalah satu dari total 82 anggota parlemen kubu oposisi. Bekas Deputi Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim mengatakan kehadirannya di gedung parlemen tak serta merta pertanda kembalinya dia di jagat politik Malaysia.
"Ini sebuah permulaan. Saya berada di sini tapi ini bukan berarti saya kembali," ujarnya.

| AP | AFP | THE STAR | ANDREE PRIYANTO


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Mukhriz Mahathir: Badawi Mundur, Suara Rakyat
Kabinet Baru Malaysia Dibentuk Pekan Depan
Menteri Luar Negeri Malaysia Menang di Johor
PAS Tetap Kuasai Kelantan
Najib Razak Berjaya
Nurul Izzah Memangi Pemilu Malaysia
Gerakan Hantam Anwar Ibrahim Meningkat
Siti Nurhaliza Kampanye untuk Barisan Nasional
Lima Juta Penduduk Malaysia Tak Mendaftar
Pemilu Malaysia Tidak Memakai Tinta
> selengkapnya...

Referensi

Seberapa Besar

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk122231 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Baling-baling Tersangkut Layang-layang
Awan Menggantung di Langit Jakarta
Jalan Tol Jakarta dan Sekitarnya Lancar
Massa Nasionalis dan Islam Tolak Harga BBM Naik
Presiden Yudhoyono Melayat Almarhum Sophan Sophiaan

<< April,2008>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data