close

Hamas Ancam Israel Jika Tolak Gencatan

Selasa, 29 April 2008 | 21:06 WIB

TEMPO Interaktif, Kota Gaza: Pemimpin Hamas di Jalur Gaza, Mahmud Zahar, hari ini mengancam akan terus membombardir Israel jika negara Zionis itu menolak tawaran gencatan senjata.

"Jika mereka menolak, lalu terus melanjutkan blokade dan membuat rakyat Palestina kelaparan, kami akan menggunakan segala cara menghadapi Israel untuk mempertahankan diri," kata Zahar saat menyampaikan kuliah umum di depan ratusan mahasiswa Universitas Islam gaza.

Ia menekankan, gencatan itu harus termasuk pembukaan gerbang perbatasan di Erez (Gaza-Israel), Nahal oz (Gaza-Israel), Karim Shalom (Gaza-Israel-Mesir), dan Rafah (Gaza-Mesir). Sejak Hamas menguasai Gaza pada pertengahan Juni lalu, perbatasan Rafah hanya dibuka beberapa kali.

Sebelumnya, perlintasan ini dioperasikan berdasarkan kesepatakan antara Israel dan Otoritas Palestina yang dipimpin Presiden Mahmud Abbas serta diawasi Uni Eropa. Meski begitu, Israel diizinkan menggunakan kamera pengintai di sana.

Karena itu, Zahar menolak campur tangan Eropa untuk membuka kembali pintu batas Rafah. "Kami tidak menerima kehadiran pihak internasional yang menjadi alat Israel untuk membuka atau menutup perbatasan kapan saja mereka mau," ia menegaskan.

AFP/Faisal Assegaf

  • Share on Facebook
  • Print
  • Send

Komentar Anda :

Kirim Komentar

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan