Juru Kamera Al-Jazeera Dibebaskan dari Penjara Guantanamo
Jum'at, 02 Mei 2008 | 11:44 WIB
TEMPO Interaktif, Khartoum:Juru kamera televisi Al-Jazeera, Sami al-Haj dibebaskan dari penjara Amerika Serikat di Teluk Guantanamo, Jumat waktu Indonesia. Al-Haj telah dipenjara selama enam tahun atas tuduhan terorisme. Penahanan ini mengakibatkan gelombang protes dunia.
Al-Haj yang telah mogok makan selama 16 bulan, raut wajahnya tampak meringis saat diturunkan dari sebuah pesawat militer Amerika di ibu kota Sudan, Khartoum. Dia kemudian digotong dengan tandu dan langsung dibawa menuju rumah sakit.
Stasiun televisi Al-Jazeera menayangkan gambar saat al-Haj dibawa ke rumah sakit, dia terlihat lemah dan matanya tampak tertutup, namun masih tersenyum. Beberapa orang yang mengelilingi tandunya terlihat menciumi pipinya.
"Alhamdulillah, saya bebas lagi," katanya yang masih terbaring di rumah sakit pada Al-Jazeera. " Kita boleh mengeluarkan air mata setelah menghabiskan waktu bertahun-tahun di penjara. Namun kegembiraan kita tak akan komplit hingga saudara-saudara kita di Teluk Guantanamo dibebaskan," imbuhnya.
Dia menuturkan, situasi di penjara sangat buruk dan kian buruk tiap harinya. Menurut al-Haj, para penjaga melarang Muslim melakukan shalat dan membaca Al-Quran. "Beberapa saudara kita hidup tanpa pakaian," katanya.
Namun, militer Amerika Serikat mengatakan sangat menghormati ritual agama para tahanan. Salah satunya adalah membagikan Al Quran, meminta semua penjaga diam selama waktu panggilan shalat. Di tiap kamar sel juga tersedia penunjuk arah kiblat.
AP|JULI




Komentar Anda :