close

Carter: Israel Punya 150 Senjata Nuklir

Selasa, 27 Mei 2008 | 15:19 WIB

TEMPO Interaktif, London: Mantan Presiden Amerika Serikat Jimmy Carter hari ini menyatakan Israel memiliki 150 atau lebih hulu ledak nuklir.

"Amerika punya lebih dari 12 ribu senjata nuklir, Rusia juga sama, Inggris dan Prancis beberapa ratus, dan Israel 150 atau lerbih," kata Carter dalam jumpa pers hari ini.

pernyataan Carter ini sama dengan informasi yang dimiliki Mordechai Vanunu, mantan teknisi nuklir di reaktor Dimona, Gurun negev, selatan Israel. Kepada Tempo ia mengatakan negara Zionis itu mempunyai 200 hulu ledak nuklir.

"Apa yang dikatakan Carter itu benar," kata Vanunu kepada Tempo melalui telepon selulernya. Ia sebenarnya berniat menemui Carter namun Israel tidak pernah mengizinkan.

Lantaran membocorkan rahasia itu kepada surat kabar Inggris pada 1986, Vanunu dipenjara selama 18 tahun. Setelah dibebaskan pada 21 April 2004, ia dikenai tahanan kota di Yerusalem hingga saat ini. Ia dibebaskan dengan syarat tak boleh menerima wawancara media asing, dilarang mendekati pelabuhan, bandar udara, atau kedutaan asing.

Israel sendiri tidak pernah membenarkan atau membantah bahwa mereka memang memiliki senjata nuklir. Pada kesempatan itu, Carter menyebut blokade Israel terhadap wilayah Jalur Gaza merupakan salah satu kejahatan kemanusiaan paling besar di muka bumi. Ia menuding kegagalan Uni Eropa mendukung Palestina sangat memalukan.

Komentar Carter ini merupakan kontroversi kedua setelah bulan ia bertemu pemimpin Hamas Mahmud Zahar dan Said Siam di Kairo, Mesir. Ia juga menemui Kepala Biro Politik Hamas di Damaskus, Suriah, Khalid Misya'al.

AFP/Faisal Assegaf

  • Share on Facebook
  • Print
  • Send

Komentar Anda :

Kirim Komentar

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan