close

Australia Gagas Uni Asia-Pasifik

Jum'at, 06 Juni 2008 | 19:53 WIB

TEMPO Interaktif, SYDNEY:Perdana Menteri Australia Kevin Michael Rudd, Jumat (6/6), menegaskan usulan pembentukan suatu kelompok masyarakat Asia-Pasifik tidaklah meniru model Uni Eropa. "Kelompok ini tidak akan memiliki satu mata uang yang sama sebagaimana Uni Eropa," katanya.

Pemimpin Federal Partai Buruh Australia itu lebih lanjut mengatakan pembentukan Uni Asia-Pasifik itu bertujuan untuk mewadahi kerjasama di bidang ekonomi dan politik negara-negara di kawasan itu. Mantan diplomat yang fasih berhasa Mandarin itu berharap Uni Asia-Pasifik bakal terbentuk pada 2020.

Tak pelak tekad Rudd membentuk kelompok yang beranggotakan Indonesia, Amerika Serikat, Jepang, Cina, India, Australia, dan negara-negara di Asia Pasifik itu menjadi topik utama media massa di Negeri Kanguru itu. Kritikan pun mengalir. Di antaranya dari dua mantan perdana menteri Australia, Paul Keating dan Bob Hawke.

Kedua pentolah Partai Buruh itu mengatakan gagasan itu tidak realistik dan tidak layak diterapkan di Asia. "Asia belum membutuhkannya," kata Bob Hawke, salah seorang pelopor berdirinya forum Kerjasama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC) itu. Adapun Keating menganggap kelompok itu justru akan mengancam kedaulatan Cina.

Tapi Rudd hakulyakin Uni Asia-Pasifik bisa terwujud pada 2010. Dia lalu merujuk ke masa ketika Bob Hawke memulai proses pembentukan APEC. "Dulu semua orang juga berpendapat itu mustahil," ujarnya. Rudd pun lantas menunjuk Richard Woolcott guna mempromosikan gagasan itu.

Woolcot adalah diplomat senior. Dia pernah bertugas sebagai Duta Besar Australia di Perserikatan Bangsa Bangsa. Cuma kelompok oposisi menuduh Rudd tergesa-gesa dalam membuat kebijakan. Usulan itu juga mendapat perhatian dari Jepang dan Indonesia, dua negara yang akan dikunjungi Rudd pekan depan.

Jepang, sebagaimana diungkap AFP, mengaku cemas akan adanya kemungkinan perubahan aliansi. Tokyo was-was kebijakan poitik luar negeri Australia bakal bergeser dari Amerika Serikat dan Jepang. Maklumlah kedua negara itu merupakan mitra utama Australia di percaturan politik dunia dan kawasan.

| AAP | ABC | AFP | ANDREE PRIYANTO

  • Share on Facebook
  • Print
  • Send

Komentar Anda :

Kirim Komentar

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan