close

Junta Burma Tahan Wartawan

Selasa, 17 Juni 2008 | 13:01 WIB

TEMPO Interaktif, BANGKOK:Lembaga independen pemantau kebebasan media Reporters Without Borders, Selasa (17/6), mengecam junta militer Burma yang telah menahan wartawan ternama Burma, Zaw Thet Htwe pada Jumat (13/6) kemarin. Perkumpulan media Burma di pengasingan, Burma Media Association, juga mengutuk aksi penangkapan itu.

"Zaw Thet Htwe adalah wartawan yang dihormati," demikian dikatakan kedua lembaga itu dalam pernyataan resminya kepada pers. Dalam rilis itu Reporters Without Borders dan Burma Media Association mendesak campur tangan dunia internasional.

Kedua lembaga itu mendesak Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa Bangsa Ban Ki-moon untuk menekan pimpinan junta militer. "Rakyat Burma dan media internasional tak boleh dihalang-halangi," demikian dikatakan Reporters Without Borders dan Burma Media Association.

Zaw Thet Htwe, 42 tahun, ditangkap pada Jumat (13/6) kemarin di pusat kota Minbu. Saat ditangkap polisi khusus Zaw sedang menjenguk ibunya yang sakit. Laptop dan telepon selular Zaw juga ikut disita polisi. Pemimpin Redaksi jurnal mingguan Sport Lovers itu berada di sana guna membantu membagi-bagikan bantuan untuk korban badai di Burma.

Pada 2003 Zaw Thet Htwe pernah ditangkap lantaran menulis tentang hadiah sebesar US$ 2,4 juta yang diberikan junta Burma untuk sepak bola. Ketika itu dia divonis hukuman mati oleh pengadilan karena dianggap hendak menggulingkan pemerintahan junta. Tapi dia akhirnya dibebaskan setelah ditahan selama 18 bulan.


P | AFP | DRE

  • Share on Facebook
  • Print
  • Send

Komentar Anda :

Kirim Komentar

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan