Pyongyang Berencana Hancurkan Reaktor
Jum'at, 27 Juni 2008 | 13:48 WIB
TEMPO Interaktif, Seoul:Korea Utara bersiap menghancurkan tower setinggi 18,2 meter di kompleks reaktor nuklir Yongbyon, Jumat (27/6) ini. Pembongkaran itu akan dilakukan di depan para diplomat dan diliput sejumlah stasiun televisi. Wakil Menteri Luar Negeri Cina Wu Dawei, Kamis 26/6, menyatakan Pyongyang telah menyerahkan berkas laporan program nuklirnya kepada Beijing.
Niat Korea Utara sejalan dengan janji pemerintah Amerika Serikat untuk menghapus negara komunis itu dari daftar negara sponsor terorisme dalam 45 hari setelah Pyonyang menyerahkan dokumen itu secara lengkap. Presiden Amerika Serikat George Walker Bush masih sangsi meski menyambut perkembangan tersebut.
"Amerika Serikat masih memiliki kekhawatian serius soal Pyongyang," kata Presiden Bush. Karena itu dia berjanji baru akan memberitahu Senat Amerika soal rencana menghapus secara resmi Korea Utara dari "daftar hitam" mereka dalam 45 hari ke depan. "Kami masih sangat risau," ujar Bush, lagi.
Amerika Serikat telah mengirimkan salah seorang pejabatnya ke Korea Utara guna menyaksikan penghancuran kompleks reaktor nuklir itu. "Direktur Korea Departemen Luar Negeri Amerika Serikat Suung Kim akan menjadi saksi," kata wakil juru bicara Departemen Luar Negeri Tom Casey.
Program penyerahan dokumen dan penghancuran itu merupakan bagian dari upaya enam pihak yang menawarkan insentif diplomatik dan ekonomis kepada Korea Utara agar melucuti senjata nuklirnya. Tapi sebagaimana dikutip BBC sejumlah pengamat mewanti-wanti dokumen itu boleh jadi tak menyebut program pengayaan uranium yang dituduhkan Barat.
Padahal deklarasi, yang sudah enam bulan terlambat dari jadwal, diharapkan memperinci upaya pengayaan plutonium oleh Korea Utara.
| AP | BLOOMBERG | BBC | ANDREE PRIYANTO




Komentar Anda :