Pangeran Nepal Pergi ke Singapura
Rabu, 02 Juli 2008 | 13:14 WIB
TEMPO Interaktif, Singapura: Bekas pemegang mahkota pangeran Nepal, Paras, telah tiba di Singapura hari ini. Spekulasi yang beredar menyebutkan dia berencana meninggalkan tanah kelahirannya itu untuk selamanya.
Menurut seorang petugas keamanan senior bandar udara, Paras, 36 tahun, berangkat dengan menumpang pesawat Silk Air pada Selasa lalu. "Saya dengar dia sudah mendarat si Singapura," kata seorang sumber AFP di Singapura.
Belum jelas dimana Paras bakal tinggal. Beberapa hotel yang dicek AFP tak menemukan nama Paras dalam daftar tamu hotel mereka. Paras sama sekali tak memberi komentar saat kepergok wartawan tengah memaski bandar udara Kathmandu, Paras sama sekali tak memberi komentar. Dia hanya tersenyum sambil berlalu.
Menurut koran-koran di Nepal, Paras akan pergi ke Singapura dan akan meminta keluarganya untuk bergabung setelah dua minggu.
Namun, surat kabar The Himalayan Times, mengatakan bekas pangeran itu menuju Singapura untuk mencari sekolah dan rumah bagi tiga anaknya dan istrinya. Paras, menurut koran itu tak akan tinggal di negara-kota tersebut. Menurut Himalayan Times, dia khawatir dengan keamanan keluarganya seiring berakhirnya kekuasaan 240 tahun monarki di Nepal, sekaligus pencopotan hak-hak istimewa keluarga kerajaan.
Ayah Paras, Raja Gyanendra, menjadi dinasti Shah terakhir pada 28 Mei, ketika kelompok Maois yang mendominasi pemilihan dewan nasional memutuskan negara itu berubah menjadi republik.
AFP| JULI





