Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 02/IIIIIIII/11 - 17 Maret 1978
   
Kota

Kekhawatiran Warga Serdang

Warga kel. serdang, jakarta pusat tidak tenteram terancam banjir. sumbernya berasal dari kali item. bendungan yang dibangun melintasi kali item adalah supaya air kali sentiong tidak masuk kali item.(kt)

WARGA Kelurahan Serdang, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat,
masih tak tenteram. Lebih-lebih karena musim hujan masih
berlangsung. Sewaktu-waktu banjir dapat merendam mereka. Tentu
sumbernya berasal dari Kali Item di tengah perkampungan itu.
Kali Item ini juga menghubungkan Kali Utan Kayu dan Kali
Sentiong, sungai-sungai pangkal banjir di kawasan itu selama
ini. Tahun lalu saja sebanyak 180 keluarga penduduk di situ
harus mengungsi karena dihalau banjir.

Ketak-tenteraman itu menjadi-jadi tatkala pertengahan Januari
lalu seeara tiba-tiba beberapa orang pekerja membuat bendungan
melintasi Kali Item. lenurut penduduk di situ dengan adanya
bendungan itu akan berarti dengan hujan sedikit saja air akan
meraap ke kampung-kampung sekitarnya. "Kami betul-betul
terancam," tutur Ketua I RW 0I Sumardi Dikun yang rumahnya tak
jauh dari bendungan yang akan dibuat itu. Menurut Sumardi,
semula lurah dan camat tak tahu samasekali soal bendungan itu.

Maka surat protes pun dikirim oleh warga Serdang secara beruntun
ke alamat lurah dan camat. Tapi pada saat sang camat menerima
surat protes itu, dalam waktu hampir bersamaan ia mendapat
tembusan surat dari Proyek Pengendalian Banjir (Pro Banjir DKI
Jakarta. Surat terakhir ini menyebut maksud pembuatan bendungan
itu untuk menahan air dari Kali Utan Kayu dan mencegah genangan
air di Pelabuhan Udara Kemayoran. Tapi Camat Kemayoran, Sinurat
BA, bagaimanapun juga menyampaikan keluhan warganya kepada
Walikota Jakarta Pusat. Kepada walikota, Sinurat meminta agar
bendungan itu dipindahkan di utara jalan By Pass. Kata Sinurat
pula, sekarang Pelabuhan Udara Kemayoran tak lagi digenangi air
di musim hujan karena saluran air di bandar udara itu sudah
diperbaiki.

Dihentikan

Seharusnya masyarakat berterima kasih, kata ir. Martsanto DS,
Kepala Pro Banjir DKI. Sebab menurut Martsanto dengan adanya
bendungan itu air bah dari Kali Sentiong tak akan masuk ke Kali
Item tapi langsung masuk ke kali sodetan yang mengalirkan air
Kali Sentiong ke laut lewat Ancol. Sehingga secara teoritis,
banjir yang mungkin melanda Kali Item dan melimpah ke daerah
Serdang akan bisa dikurangi Tapi masyarakat Serdang tetap merasa
terancam dan tetap menolak pembuatan bendungan itu. "Justru yang
baik dibuatkan tembok dan jembatan seperti pernah kami usulkan,"
kata Sumardi.

Menurut Wakil Walikota Jakarta PuSat, drs. A. Musyanif,
persoalan bendungan dan keluhan masyarakat itu kini sedang dalam
proses pengajuan kepada Gubernur DKI. Sementara itu pihak Pro
Banjir menghentikan pembuatan bendungan tadi. Tapi ini bukan
berarti Kelurahan Serdang sudah aman dari banjir.


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
22/XXXVII/21 - 27 Juli 2008

 

Berita lainnya

Gusti Randa Batal jadi Calon Walikota Padang - 25 Jul 2008 | 19:25 WIB
Omset Bisnis 'Esek-esek 'di Internet US$ 3 Juta Per Detik - 25 Jul 2008 | 19:15 WIB
Listrik Byar-Pet Alat Penyimpanan Darah Gampang Rusak - 25 Jul 2008 | 19:07 WIB
Angkutan Berat Di Jawa Barat akan Ditertibkan - 25 Jul 2008 | 19:00 WIB
Ketokohan Soekarwo dan Gus Ipul, Pemicu Kemenangan Kar-Sa - 25 Jul 2008 | 18:59 WIB
Pemakaman di Hari Kelahiran - 25 Jul 2008 | 18:59 WIB
Duta Besar Inggris Lakukan Penghijauan di SMA Khadijah - 25 Jul 2008 | 18:43 WIB
Dua Desa di Parigi Terendam Banjir - 25 Jul 2008 | 18:41 WIB
Meski Kemarau, Kalimantan Tengah Diguyur Hujan - 25 Jul 2008 | 18:33 WIB
BPK Puas pada Laporan Keuangan Badan Intelijen - 25 Jul 2008 | 18:31 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data