|
|
| |
Edisi. 39/XIIIIII/22 - 28 November 1986
|
| |
|
Daftar berita Ekonomi dan Bisnis
|
|
Nyaman di celah kantung pemerintah
Profil pengusaha indonesia mulai dari aburizal bakrie, abdul
latief, jusuf kalla, w.l.u. pondaag, edward wanandi, suryo
b. sulisto, wiwoho basuki tjondronegoro, sampai profil
kamaluddin bachir. (eb)
|
|
Mati terbenam di perlindungan
Perkebunan "kapas indah indonesia" milik pt berdikari ditutup.
sulit bersaing dengan kapas impor, dan kualitasnya sering
dicemooh karena seratnya tak semulus kapas amerika serta
harganya yang mahal.(eb)
|
|
Mengincar dahaga
Situasi penjualan minuman ringan di indonesia belum jenuh.
malahan semakin meningkat dengan masuknya beberapa minuman
ringan luar negeri yang dikemas di indonesia, serta minuman
tradisional indonesia.(eb)
|
|
25 tahun setelah hatta
Menurut kwik kian gie, koperasi dalam prakteknya menjadi
organisasi raksasa, multinasional, konglomerat-baik dalam
perilaku, kepemilikan maupun pembagian laba. anggotanya tidak
merasa memiliki, absenteisme.(eb)
|
|
Dari padi ke palawija
Instruksi presiden yang melarang pemakaian 57 jenis obat anti
serangga yang tak ampuh lagi memerangi wereng cokelat. pukulan
bagi industri insektisida. pemerintah mendatangkan applaud 10
wp dari ln.(eb)
|
|
|
| |
|
|
| buatan Radja|endro |
Majalah
Tempo
20/XXXVII/07 - 13 Juli 2008

|
|
| |
|
|
|
|