Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 44/XX/29 Desember - 04 Januari 1991
   
Kilas Balik

Peta dunia yang berubah

Rekaman peristiwa nasional dan internasional selama tahun 1990. penyajian foto-foto tentang runtuhnya komunisme di eropa timur, gejolak politik di uni soviet, krisis teluk, kasus "monitor", dst.

Perang Dunia yang Berubah

KAMI TURUN KE JALAN karena kami tak punya apa-apa. Kami capek selalu
mendengar kata "tidak, tidak" -- Suzana, 13 tahun, yang terluka dalam
demonstrasi menentang komunisme awal tahun di Rumania, setelah Diktator
Nicolae Ceausescu dieksekusi.
.
SAYA PUNYA GAGASAN, gagasan untuk mengubah masyarakat kami dan dunia sekitar
negara kami. Tapi bila orang menduga... bahwa yang terjadi kemudian seperti
halnya jadwal kereta api, saya hanya bisa tersenyum -- Mikhail Gorbachev.
.
BAGAIMANA kami harus memberi makan orang-orang ini? Pertanyaan ini sendiri
penting. Kami tak punya waktu untuk politik - Boris Yeltsin, presiden Rusia,
tentang protes kelaparan karena menipisnya persediaan makanan di Moskow.
.
SAYA MENDENGAR seluruh bangsa ini berkata: "Marilah bicara lebih banyak
tentang ekonomi, bukan politik," -- Lech Walesa, ketika berkampanye, dan
akhirnya pemimpin Solidaritas ini terpilih sebagai presiden Polandia.
.
ANDA BISA MEMBACANYA seperti membaca termometer, tiap hari makin banyak orang
Jerman Timur pindah ke Jerman Barat... Karena itulah saya berkata, kami perlu
mata uang dan ekonomi yang satu -- Helmut Kohl, sebelum Jerman bersatu.
.
MALAM INI bisa jadi merupakan pesta terakhir dari sebuah Jerman yang satu.
Setelah itu, orang akan menjalani kehidupan nyata sehari-hari: masalah
ekonomi, kesenjangan miskin dan kaya, pengangguran, dan lain-lain -- seorang
komentator di televisi Jerman tentang pemilihan Kanselir Jerman, 2 Desember.
.
BILA PERANG PECAH, harga minyak bisa sampai 50 dolar, atau 60. Bahkan bisa
jadi 100 dolar bila Saddam Hussein sukses menyetop minyak Saudi agar tak masuk
pasar dunia -- Ahmed Zaki Yamani, bekas Sekjen OPEC.
.
MEMOTONG LEHER lebih baik daripada memotong makna hidup. Kami telah
memperingatkan mereka -- Saddam Hussein, dekat sebelum ia menyerbu Kuwait dan
mendudukinya.
.
BISAKAH dunia membiarkan Saddam Hussein menguasai denyut nadi ekonomi dunia?
Bahkan kini pun ketika dunia belum kekurangan minyak, harga minyak sudah dua
kali lipat. Kami tak bisa membiarkan seorang tiran melakukan pemerasan ekonomi
-- George Bush.
.
SAYA BENCI PERANG. Tapi sebagai seorang militer, saya khawatir bahwa kita
kini sedang bergerak menuju ke peperangan -- Husni Mubarak.
.
INDONESIA akan tetap mengembangkan hubungan persahabatan atas dasar saling
pengertian dan kerja sama dengan negara lain, sesuai dengan sistem ekonomi,
sosial, maupun politik yang dianut masing-masing -- Presiden Soeharto, ketika
berkunjung pada Sekjen Partai Komunis Cina Jiang Zhemin.
.
KITA HARUS menempatkan semua pada proporsinya. Kalau melarang, ya, harus
jelas tertulis apa alasannya... Kan ada undang-undang, kalau misalnya terjadi
keonaran, baru (senimannya) diajukan ke pengadilan -- Menko Polkam Sudomo,
tentang pelarangan drama Teater Koma Suksesi dan kemudian Opera Kecoa, juga
pembacaan puisi Rendra.
.
BENCANA Bank Duta tidak terlepas dari situasi lingkungan Bank Duta itu
sendiri. Tidak berfungsinya aparat kontrol dan built-in control merupakan
kegagalan manajemen... -- Dicky Iskandar Di Nata, Direktur Eksekutif Bank Duta
yang diberhentikan itu.
.
NABI tidak kurang kebesarannya karena angket Monitor. Mereka itu sembrono
saja. Kita tidak perlu marah, tapi sikap kita tegas -- Abdurrahman Wahid,
tentang tabloid yang dibredel, serta pemimpin redaksinya, Arswendo Atmowiloto,
yang ditahan polisi.
.
TUHAN tak akan senang melihat salah satu tempat ibadah menjadi sebab banjir
darah -- Nishtha Raheja-Goel, dalam surat pembaca di Time, tentang konflik
Hindu-Islam di India.
.
MENGAPA GUSAR? Bukankah Anda hanya sebuah lambang? -- kata seorang pemain
sandiwara yang memerankan Michiko, istri Kaisar Akihito, dalam sebuah komidi
pendek tentang keluarga kaisar.
.
HATIKU LUKA melihat rakyat Pakistan. Mereka merindukan demokrasi, yang mereka
peroleh satu permainan sandiwara -- Benazir Bhutto, setelah kalah dalam pemilu
Pakistan.
.
MARGARET, sudah waktunya untuk turun -- Denis Thatcher, suami Margaret
Thatcher, di malam sebelum Perdana Menteri Inggris itu menyatakan mengundurkan
diri.
.
KAMI AKHIRNYA tiba pada keputusan membiarkan kopilot jadi kapten pesawat
negeri ini, dan kami yang tua-tua jadi kopilotnya -- Lee Kuan Yew, menjelang
pelantikan Goh Chok Tong menjadi perdana menteri baru Singapura.
.
MENGHARAP faksi-faksi di Kamboja menyepakati bersama tentang suatu hal lebih
kurang sama dengan menunggu Godot. Yakni sebuah usaha yang penuh harapan dan
miskin pelaksanaan -- Stephen Solarz, anggota Kongres AS.
.
SUNGGUH, Ia akan memasukkan mereka ke suatu tempat yang menyenangkan
...-- Quran 22:59.
.
IRAN MEMBUTUHKAN bantuan dari mana saja datangnya, asal sesuai dengan syariat
Islam -- Juru Bicara Departemen Luar Negeri Iran, setelah mendengar Presiden
Rafsanjani menyatakan bahwa gempa di Iran menimbulkan bencana dahsyat, dan
bantuan luar negeri sangat diharapkan.


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
21/XXXVII/14 - 20 Juli 2008

 

Berita lainnya

Pengibaran Bendera Bintang Kejora Tak Terkait Sentimen Agama - 19 Jul 2008 | 16:34 WIB
Pengibar Bendera Bintang Kejora Dikenai Tuduhan Makar - 19 Jul 2008 | 16:27 WIB
41 Pengibar Bendera Bintang Kejora Ditangkap - 19 Jul 2008 | 16:20 WIB
Polres Pasuruan Dirikan Posko Pengaduan Pemilu - 19 Jul 2008 | 16:03 WIB
PMI Kabupaten Malang Kahabisan Kantong Darah - 19 Jul 2008 | 16:00 WIB
Makam Sumiarsih dan Sugeng Masih Terus Dikunjungi - 19 Jul 2008 | 15:58 WIB
33 Pengunjung Hiburan Malam Diperiksa - 19 Jul 2008 | 15:30 WIB
Penertiban Boker Batal - 19 Jul 2008 | 12:42 WIB
Kesatria Turun Pamor - 19 Jul 2008 | 11:12 WIB
RUU Pengadilan Korupsi Maju ke Dewan - 19 Jul 2008 | 11:09 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data