Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 44/XX/29 Desember - 04 Januari 1991
   
Daftar berita Kolom
Kehadiran icmi: bukan sekadar mencari ketua
 
Kehadiran icmi: aspirasi murni
 
Buku prof. k.h. ibrahim hosen: dan sejarah peradilan agama
 
Uu kejaksaan di dpr: hir di samping kuhap
 
Teater koma: melihat dengan kedewasaan
 
Kisah cinta cucu pardede: melanggar undang-undang?
 
Kasus film "langitku rumahku": membutuhkan iklim yang sehat
 
Pentas teater: penontonnya sudah terseleksi
 
Kasus sulastri: saksi tidak hanya ucapan
 
Bpkp: temuan yang mubazir
 
Pemurnian ajaran: tidak mengabaikan konteks waktu dan tempat
 
1993
Indonesia sampai ke tahap meninggalkan era politik purna-kup gagal pki. pembaruan harus datang dari kader baru. pergantian kepemimpinan politik '93 harus disertai konsep yang jelas. perlu proses peralihan. 
Tiada alasan untuk pesimistis
Menghadapi gejala kenaikan suku bunga bank, penurunan nilai uang akibat inflasi tidak perlu pesimistis. selama 22 tahun ekonomi meningkat rata-rata 5 % perkapita. struktur ekonomi 1990 sudah berbeda. 
1991 peluang bagus buat kita
Prospek pertumbuhan ekonomi 1991 bisa lebih cerah jika bisa memanfaatkan situasi ekonomi internasional. ada lima engines of growth ekonomi nasional. laju inflasi ditekan dengan pengetatan moneter. 
Teropong politik 1991
Di berbagai seminar dan muktamar dibicarakan hikmah keterbukaan. peristiwa-peristiwa berdampak politik digerakan oleh infrastruktur formal politik. tahun mendatang kehidupan politik akan lebih bergairah. 
Menyongsong komunikasi 1991
Dunia komunikasi indonesia mengalami perubahan dalam berbagai aspek. tv, radio, swasta, surat kabar berkembang pesat. perlu keterbukaan dan keanekaragaman pendapat. kemajuan bisa menciptakan masalah baru. 
Dan bola dunia pun baru
Perbatasan geografis adalah artifisial. sewaktu-waktu bisa berubah. batas wilayah bisa ditembus oleh globalisasi informasi dalam sekejap. manusia kian dekat tapi saling menyikut dan mengenyahkan. 
Imbauan mahatma gandhi di tengah...
Ada perbedaan besar antara masalah yang topikal dan masalah yang mendasar. masalah mendasar harus di atasi melalui kerjasama internasional yang berkelanjutan, seperti kekayaan alam dan ekonomi. 
Nonmigas 1991, diversifikasi mutlak
Pertumbuhan ekspor nonmigas 1990-1991 diperkirakan tidak mencapai target. pertumbuhan ekonomi dunia menurun. perlu meningkatkan diversifikasi ekspor nonmigas dan melanjutkan proses deregulasi. 
Ekonomi 1990 dan prospek 1991
Laju pertumbuhan ekonomi 1990 secara kuantitatif sedikit menurun. harga komoditi primer turun. pemerintah berupaya menekan laju inflasi dengan pengetatan moneter. prospek ekonomi 1991 masih baik.. 
Bukan pajangan
Kedudukan seni di kita ibarat lukisan yang berada di ruang gelap. seni modern bukan pajangan, tapi pendamping yang hadir dalam emansipasi manusia. larangan terhadap karyanya seni akibat merasa asing. 
Mao atau gorbachev baru untuk cina?
Pemerintah cina menghidupkan kembali konsep garis massa untuk menarik simpati rakyat. mengadakan serangkaian kunjungan ke luar negeri. masalah suksesi jadi perhatian menarik. ideologi terlalu kaku. 
Timur tengah 1991 : sebuah estimasi
Setelah irak mencaplok kuwait dikotomi radikal-moderat menjadi tidak relevan lagi. krisis teluk mengun tungkan as & israel. lebanon menghadapi masalah baru. ada 3 faktor pemecahan konflik di timur tengah. 

 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
22/XXXVII/21 - 27 Juli 2008

 

Berita lainnya

Gusti Randa Batal jadi Calon Walikota Padang - 25 Jul 2008 | 19:25 WIB
Omset Bisnis 'Esek-esek 'di Internet US$ 3 Juta Per Detik - 25 Jul 2008 | 19:15 WIB
Listrik Byar-Pet Alat Penyimpanan Darah Gampang Rusak - 25 Jul 2008 | 19:07 WIB
Angkutan Berat Di Jawa Barat akan Ditertibkan - 25 Jul 2008 | 19:00 WIB
Ketokohan Soekarwo dan Gus Ipul, Pemicu Kemenangan Kar-Sa - 25 Jul 2008 | 18:59 WIB
Pemakaman di Hari Kelahiran - 25 Jul 2008 | 18:59 WIB
Duta Besar Inggris Lakukan Penghijauan di SMA Khadijah - 25 Jul 2008 | 18:43 WIB
Dua Desa di Parigi Terendam Banjir - 25 Jul 2008 | 18:41 WIB
Meski Kemarau, Kalimantan Tengah Diguyur Hujan - 25 Jul 2008 | 18:33 WIB
BPK Puas pada Laporan Keuangan Badan Intelijen - 25 Jul 2008 | 18:31 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data