Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 09/XXIIIIIII/01 - 7 Desember 1998
   
Investigasi

Kronologi Busang

1993

Bre-X, perusahaan pertambangan kecil yang bermarkas di Calgary, Kanada, mulai mengeksplorasi Busang, setelah membeli "lapangan emas" itu dari sebuah perusahaan Australia.

1995

Bre-X mengungkapkan bahwa deposit Busang mengandung 30 juta ons emas.

1996

Februari - Pemerintah Indonesia mengungkapkan bahwa Bre-X telah menemukan deposit emas 40 juta ons.

Mei - Nilai saham Bre-X merangsek naik, bahkan akhirnya menembus angka US$ 268. Pemilik saham Bre-X menyetujui pembelahan saham (stock-split) 10-untuk-1, yang artinya menjadi US$ 26,8 per lembar dengan jumlah saham yang 10 kali lebih banyak.

Juli - Bre-X melonjakkan perkiraan deposit menjadi 47 juta ons.

Oktober - Meletus sengketa Bre-X dengan partner lokal Indonesia. Pemerintah menunda izin penambangan Busang sampai sengketa terselesaikan.

Desember - Bre-X dan Barrick Gold (raksasa perusahaan tambang Kanada) menyetujui kerangka kerja sama untuk mengeksploitasi tambang itu.

1997

Januari - Indonesia memberikan waktu satu bulan kepada Bre-X dan Barrick untuk menyelesaikan sengketa dengan partner lokal. Sengketa terus berlanjut.

16 Februari - Bre-X, Freeport-McMoran, dan pengusaha Bob Hasan menandatangani kesepakatan untuk membagi kue Busang: Bre-X 45 persen, Freeport 15 persen, Nusamba 30 persen, dan pemerintah Indonesia 10 persen. (Baik Nusamba maupun pemerintah Indonesia memperoleh "saham kosong".)

17 Februari - Bre-X meninggikan lagi perkiraannya: 71 juta ons.19 Februari - Wakil Komisaris Utama Bre-X John Felderhof mengatakan deposit Busang mungkin mengandung 200 juta ons emas.

19 Maret - Ahli geologi Mike de Guzman, yang bersama Felderhof menemukan deposit, terjun dari helikopter. Ia meninggalkan catatan yang mengindikasikan bahwa kejadian itu adalah bunuh diri.

21 Maret - Harian ekonomi Neraca, mengutip sebuah sumber, mengatakan bahwa Busang tidaklah seraksasa seperti yang dipromosikan Bre-X. Saham Bre-X turun US$ 2,25 menjadi US$ 15,20. Bre-X membantah berita itu.

26 Maret - Bre-X mengumumkan, sebuah konsultan independen telah membuktikan bahwa klaim Bre-X memang dilebih-lebihkan. Freeport-McMoran mengungkapkan tes awalnya bahwa mereka hanya menemukan emas dalam jumlah "tidak signifikan".

27 Maret - Investor panik, saham Bre-X terjun bebas ke US$ 2,50, sementara para pakar mendiskusikan apakah deposit Busang seperti diungkapkan Bre-X hanyalah "pepesan kosong" belaka.

12 April - Badan Pengawas Saham Kanada mengumumkan satuan tugas untuk menyidik standar penambangan Bre-X.

5 Mei - Bre-X mengumumkan laporan independen tentang deposit Busang yang lama dinanti-nantikan dan mengonfirmasikan perkiraan Freeport. Beberapa hari kemudian, saham Bre-X kehilangan nilai karena di-delisted.

November - Bre-X dinyatakan bangkrut. Kekayaan Walsh di Bahama disita. Felderhof sudah lama cabut ke Caymand Island, tak tersentuh hukum.

1998

Juni - Mantan presiden komisaris Bre-X David Walsh meninggal dunia karena stroke. Dalam wawancara yang jarang dilakukannya, satu pekan sebelumnya, ia tetap menolak terlibat dalam skandal yang memalukan ini.

November - Direktur Jenderal Pertambangan Umum Rozik B. Soetjipto menyatakan siap menawarkan kembali Busang jika polisi telah menyatakan kasus ini ditutup.


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
22/XXXVII/21 - 27 Juli 2008

 

Berita lainnya

Hong Kong Wajibkan Label Produk Impor - 24 Jul 2008 | 20:46 WIB
DPR akan Bertemu Pimpinan KPK - 24 Jul 2008 | 20:35 WIB
Subsidi Pertanian 2009 Bakal Naik - 24 Jul 2008 | 20:17 WIB
Keluarga Yakin Jika Nanik Dibunuh Ryan - 24 Jul 2008 | 20:07 WIB
Djoko Suprapto Masih Jalani Pemeriksaan - 24 Jul 2008 | 19:54 WIB
BLT Bojonegoro Dicairkan Besok - 24 Jul 2008 | 19:49 WIB
Pasangan Karsa Unggul di Jombang - 24 Jul 2008 | 19:34 WIB
Gubernur Tak Percayai Hasil Quick Count - 24 Jul 2008 | 19:27 WIB
Kasus Alih Kawasan BSD Diselidiki - 24 Jul 2008 | 19:15 WIB
Dada Janji Bangun Stadion Persib - 24 Jul 2008 | 19:14 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data