Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 09/XXIIIIIII/01 - 7 Desember 1998
   
Peristiwa

RUU Politik Perlu Didemo?

RUU Politik kini tengah dikebut pembahasannya di DPR. Yang telah bulat disepakati adalah sistem pemilu, yaitu dengan sistem proporsional yang dimodifikasi. Draf pemerintah dengan sistem distrik ditolak. Tapi, banyak hal lain masih akan "ramai". Salah satunya, soal status pegawai negeri sipil. Draf pemerintah melarang pegawai negeri menjadi anggota/pengurus parpol. Klausul ini didukung FPP, "FPDI" dan F-ABRI. Tapi, FKP ngotot menolaknya. Soalnya, pasal itu akan membabat pilar kepengurusannya yang selama ini ditopang pegawai negeri. Kata akhir agaknya harus diambil lewat voting. Namun, hal terpenting adalah sejauh mana undang-undang yang amat menentukan suksesnya pemilu itu punya legitimasi. Padahal, sampai sekarang kalangan partai politik di luar Senayan, yang sama haknya itu, belum juga dilibatkan. Seorang sumber TEMPO mengungkapkan bahwa para pengurus setingkat sekretaris jenderal dari PAN, PDI, dan PKB ternyata telah merumuskan catatan untuk didesakkan ke Panitia Khusus. Isinya, antara lain, menuntut penggusuran kursi ABRI di DPRD. Komposisi badan penyelenggara pemilu terdiri dari 17 orang wakil partai politik sebagai pengarah dan teknis pelaksanaannya menggunakan jaringan Lembaga Pemilihan Umum yang sudah ada. Dan meski juga memilih sistem proporsional, untuk menjamin akuntabilitasnya, tiap calon harus berdomisili di daerah pemilihan.Untuk itu, mereka akan berupaya agar terlibat penuh dalam perumusannya di DPR. Caranya? "Pokoknya kita akan datang dan mengikuti rapat-rapatnya," ujarnya. Jika RUU politik itu tidak aspiratif, mereka sudah satu kata: massa ketiga parpol itu akan "jalan-jalan" ke Senayan.


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
22/XXXVII/21 - 27 Juli 2008

 

Berita lainnya

Gusti Randa Batal jadi Calon Walikota Padang - 25 Jul 2008 | 19:25 WIB
Omset Bisnis 'Esek-esek 'di Internet US$ 3 Juta Per Detik - 25 Jul 2008 | 19:15 WIB
Listrik Byar-Pet Alat Penyimpanan Darah Gampang Rusak - 25 Jul 2008 | 19:07 WIB
Angkutan Berat Di Jawa Barat akan Ditertibkan - 25 Jul 2008 | 19:00 WIB
Ketokohan Soekarwo dan Gus Ipul, Pemicu Kemenangan Kar-Sa - 25 Jul 2008 | 18:59 WIB
Pemakaman di Hari Kelahiran - 25 Jul 2008 | 18:59 WIB
Duta Besar Inggris Lakukan Penghijauan di SMA Khadijah - 25 Jul 2008 | 18:43 WIB
Dua Desa di Parigi Terendam Banjir - 25 Jul 2008 | 18:41 WIB
Meski Kemarau, Kalimantan Tengah Diguyur Hujan - 25 Jul 2008 | 18:33 WIB
BPK Puas pada Laporan Keuangan Badan Intelijen - 25 Jul 2008 | 18:31 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data