Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 13/XXIIIIIII/29 Desember - 04 Januari 1999
   
Media

Kejutan 'Aksi' dan Majalah Remaja

Di tengah kondisi sulit, tabloid Aksi langsung menggaet 2,1 juta pembaca. Majalah remaja juga naik daun. Menteri Penerangan yakin, makin banyak media, pembaca juga akan bertambah.

TAHUN 1998, pers termasuk industri yang sangat terpukul oleh krisis. Ongkos produksi naik gila-gilaan, antara lain, karena kertas koran sebagian besar harus diimpor. Sementara itu, pemasukan dari iklan makin sulit diharapkan karena banyak perusahaan yang gulung tikar terempas krisis. Tiras pun makin sulit didongkrak.

Dalam kondisi begitu sulit, toh ada beberapa media yang bukan hanya tetap eksis tapi bahkan berhasil meningkatkan jumlah pembacanya. Menurut survei Sofres-Frank Small & Associates (Sofres-FSA), Sinar Pagi, misalnya, mampu membukukan peningkatan jumlah pembaca hingga 197 persen. Tahun 1998 ini pembaca Sinar Pagi di 15 kota yang disurvei September lalu oleh Sofres-FSA tercatat 1,056 juta, sedangkan tahun lalu hanya 356 ribu.

Hasil survei itu agak berbeda dengan hasil riset AC Nielsen, yang sejak 1976 boleh dibilang melaju sendiri di jalur riset media Indonesia dan hasilnya menjadi semacam ''acuan wajib" kalangan biro iklan dan media massa. Mulai tahun ini, Sofres-FSA akan rutin mengadakan riset setiap enam bulan. Sementara itu, AC Nielsen setahun sekali melakukan riset di sembilan kota saja. Meski begitu, jumlah responden kedua lembaga ini sama-sama 9.000 orang, sehingga tiap-tiap riset memang mempunyai nilai plus dan minus sendiri.

Ada beberapa temuan menarik dari riset tahun 1998. Kejutan datang dari pendatang baru, tabloid politik Aksi, yang langsung menggedor pasar dan meraup lebih dari 2,1 juta pembaca. Prestasi ini mengungguli tabloid Detak, reinkarnasi tabloid Detik, yang sebelum dibredel pemerintah empat tahun lalu pernah merajai pasar. Tapi, karena riset ini dibuat September lalu, sedangkan Detak baru terbit 14 Juli 1998, situasinya saat ini mungkin saja berubah.

Kejutan lain juga datang dari segmen pembaca remaja yang seperti tak terpengaruh krisis. Bila untuk semua majalah dibuat peringkat berdasarkan jumlah pembacanya, majalah Gadis-lah yang bertengger di nomor satu, disusul Kawanku di tempat ketiga, dan majalah Aneka Ria di urutan keempat. ''Kami juga heran majalah remaja ini kok malah naik," kata Wakil Direktur Bidang Bisnis PT Gramedia Majalah (penerbit Kawanku) Adrian Herlambang kepada Raju Febrian dari TEMPO.

Namun, kejutan belum datang dari pemasukan iklan. Menurut Ketua Persatuan Perusahaan Periklanan Indonesia Yusca Ismail, belanja iklan tahun ini dibandingkan dengan tahun lalu menurun 60 persen. Total hanya Rp 860 miliar, dan media cetak hanya mendapat 34 persennya.

Gabriel Sugrahetty, Setiyardi




Jumlah Pembaca 15 Besar Tabloid (Sofres-FSA) dan Pendapatan Iklannya (AC Nielsen)

Tabloid1997 (ribu)1998 (ribu)Perubahan (%)Belanja Iklan
(ribu rupiah) (**)
Nova
Bola
Aksi
Bintang
Gema Olahraga
Adil
Citra
Wanita Indonesia
Otomotif
Mega Pos
Nyata
Detak
Aura
Cek&Ricek
Kontan
5.250
2.107
?
1.493
801
154
1.448
708
394
?
487
?
329
?
23
3.607
2.403
2.112
1.143
950
761
697
580
380
338
269
221
209
181
110
-31
14
?
-23
19
394
-52
-18
-4
?
-45
?
-36
?
378
11.988.297
6.394.140
1.134.321
3.961.155
?

2.001.940
1.268.130
2.854.560
?
?
509.500
2.089.655
?
2.747.368

Keterangan: jumlah pembaca berdasarkan riset Sofres-FSA dan jumlah belanja iklan (**) dari riset AC Nielsen.

Belanja iklan dihitung berdasarkan rate card tiap-tiap media (jadi tak memperhitungkan diskon, tarif khusus, dan sebagainya).


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
22/XXXVII/21 - 27 Juli 2008

 

Berita lainnya

Dada – Ayi Membuka Kampanye Terbuka Kota Bandung - 24 Jul 2008 | 12:04 WIB
50 Persen Irigasi di Jawa Barat Rusak - 24 Jul 2008 | 11:50 WIB
MUI Sumatera Selatan Desak Revisi Perda Maksiat - 24 Jul 2008 | 11:34 WIB
Korban Tewas Danau Sunter Dibuang Hidup-hidup - 24 Jul 2008 | 11:12 WIB
Jaksa Sidik Pengadaan Interior PON - 24 Jul 2008 | 11:03 WIB
Imam Besar Mekah dan Madinah Kunjungi Jusuf Kalla - 24 Jul 2008 | 10:45 WIB
Presiden Resmikan Laboratorium Penelitian Padi - 24 Jul 2008 | 10:39 WIB
Sembilan Pemantau Pada Pemilihan Sumatera Selatan - 24 Jul 2008 | 10:11 WIB
Tabrakan Beruntun di Tol Simatupang - 24 Jul 2008 | 09:49 WIB
Bapepam-LK Umumkan Dua Nama Calon Komisaris BEI - 24 Jul 2008 | 07:56 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data