Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 20/XXIIIIIII/14 - 20 Februari 1999
   
Peristiwa

Artha Rimba Tenggelam

Kabar memprihatinkan kali ini datang dari Kalimantan Barat. Pekan lalu, Kapal Layar Motor (KLM) Artha Rimba tenggelam di Laut Cina Selatan. Baru seratus mil dari Singkawang, Sambas, tempat kapal diberangkatkan, Artha Rimba dihajar dan ditenggelamkan badai. Sejauh ini, baru dua jenazah yang ditemukan dan belum diketahui pasti berapa jumlah korban yang meninggal. Kapal kargo MV Hamada, yang berbendera Belize, hanya sanggup menyelamatkan 19 orang?termasuk nakhoda?yang terapung di laut selama dua hari dua malam. Seorang penumpang lain diselamatkan nelayan sehari berikutnya.

Nakhoda Hermanto, yang kini dikawal ketat kepolisian, menyebutkan bahwa KLM Artha Rimba mengangkut 325 penumpang. Padahal Artha Rimba jelas-jelas kapal barang yang tidak dibolehkan mengangkut penumpang (apalagi ratusan). Kolom penumpang dalam surat izin berlayar (SIB) juga diisi kata "nihil". Hermanto mengaku tak tahu-menahu bagaimana bisa Artha Rimba mengangkut penumpang. "Saya hanya disuruh mengangkut," katanya. Menurut Hermanto, rombongan penumpang kapalnya adalah tenaga kerja Indonesia yang akan bekerja di perusahaan penebangan kayu di Kepulauan Riau. Mereka diantar Salim, anggota Kepolisian RI dari Riau, yang tidak ikut berlayar.

Begitulah akhirnya bila penumpang dinilai tak lebih dari sekadar barang.


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
22/XXXVII/21 - 27 Juli 2008

 

Berita lainnya

Pensiunan Gugat PT Telkom Indonesia Rp 56 Miliar - 25 Jul 2008 | 09:57 WIB
Kejaksaan Periksa Perusahaan Terkait Alat Tes Flu Burung - 25 Jul 2008 | 09:52 WIB
Penahanan dan Penggeledahan PT Pos Mendesak - 25 Jul 2008 | 09:46 WIB
Korban Taksi Maut di Jalan Tol Bertambah - 25 Jul 2008 | 09:18 WIB
Jamaah Haji Beresiko Tinggi Alami Gangguan Kesehatan Dapat Kartu Kendali - 25 Jul 2008 | 08:51 WIB
Indeks Diperkirakan Terus Melaju - 25 Jul 2008 | 08:37 WIB
Investasi di Kawasan Industri Kariangau Belum Capai Target - 25 Jul 2008 | 08:34 WIB
Waktu menonton Televisi menurunkan fungsi Retina Anak - 25 Jul 2008 | 08:28 WIB
Jakarta Cerah di Pagi Hari, Mendung Menjelang Sore - 25 Jul 2008 | 07:29 WIB
Pemerintah Paksa Pelanggan Bisnis Berhemat - 25 Jul 2008 | 01:26 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data