|
|
| |
Edisi. 06/XXIIIIIIII/13 - 19 April 1999
|
|
Pemilu di Jalan Berbatu
Bentrokan antarpendukung partai makin bikin ketar-ketir. Ada kampanye damai, ada puluhan titik rawan. Jika Golkar dikerjain, Akbar Tandjung balik mengancam.
|
|
Mereka Harus Melepas Jaket Kuning
Insiden Purbalingga bukanlah peristiwa pertama Golkar "digebuki". Di berbagai penjuru?Brebes, Pekalongan, Madiun, Yogya, Surabaya?massa beratribut PDI Perjuangan menjegal berbagai aktivitas Golkar. Memang, sesekali perseteruan juga menimpa pendukung parpol selain Golkar dan PDI Perjuangan. Di mana saja bentrok itu?
|
|
"Konflik Massa Paling Saya Takutkan"
|
|
Mawar Dijerat, Komandan Lolos
Usai divonis, Tim Mawar Kopassus menyatakan banding. Kontras akan membawa kasus ini ke mahkamah internasional. Bagaimana dengan Prabowo Subianto?
|
|
Genderang Perang Ditabuh Xanana?
Insiden berdarah pecah di Liquica. Lidah pengacara Xanana kepeleset menyatakan perang. Tim-Tim di ambang perang saudara?
|
|
Wawancara Xanana Gusmao
|
|
'Gajah' Bertarung, Tual Berkabung
Kerusuhan memorak-porandakan Kota Tual. Pertikaian politik lokal ikut memperkeruh situasi.
|
|
Toety dan Koran yang Mencoba Bertahan
Toety Azis, Pemimpin Redaksi Surabaya Post, meninggal dunia Selasa pekan lalu. Tokoh pers perjuangan itu meninggalkan Surabaya Post dalam kemelut yang belum terselesaikan.
|
|
|
| |
|
|
| buatan Radja|endro |
Majalah
Tempo
22/XXXVII/21 - 27 Juli 2008

|
|
| |
|
|
|
|