Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 15/XXIIIIIIII/14 - 20 Juni 1999
   
Daftar berita Ekonomi dan Bisnis
Siapa Makan Nangka, Rakyat Kena Getahnya
Nama-nama penunggak utang dijereng. Sejumlah proyek macet bukan karena krisis, tapi lantaran persetujuan kredit yang sembrono dan pengawasan yang longgar. Beban berat bagi pembayar pajak sampai ke anak-cucu. 
Awas, Golden Key Kedua
 
Debitur Nakal, Bankir Dicela
Upaya mengatasi kredit macet menghadapi dilema klasik. Terlalu keras uang tak kembali, terlalu lembut bisa dicaci maki.  
Lima Anak Emas Bank BUMN
 
Cuma Kuat Membayar Bunga
Sejumlah indikator menunjukkan gelagat perekonomian Indonesia terus membaik. Tapi pemerintahan baru tak bisa lenggang-kangkung. Ada sejumlah persoalan serius.  
Melumasi Roda Ekonomi yang Macet
Sektor riil mana yang segera bergerak setelah rupiah menguat dan suku bunga turun. Apa problemnya?  
BISNIS SEPEKAN
 

 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
22/XXXVII/21 - 27 Juli 2008

 

Berita lainnya

Dada – Ayi Membuka Kampanye Terbuka Kota Bandung - 24 Jul 2008 | 12:04 WIB
50 Persen Irigasi di Jawa Barat Rusak - 24 Jul 2008 | 11:50 WIB
MUI Sumatera Selatan Desak Revisi Perda Maksiat - 24 Jul 2008 | 11:34 WIB
Korban Tewas Danau Sunter Dibuang Hidup-hidup - 24 Jul 2008 | 11:12 WIB
Jaksa Sidik Pengadaan Interior PON - 24 Jul 2008 | 11:03 WIB
Imam Besar Mekah dan Madinah Kunjungi Jusuf Kalla - 24 Jul 2008 | 10:45 WIB
Presiden Resmikan Laboratorium Penelitian Padi - 24 Jul 2008 | 10:39 WIB
Sembilan Pemantau Pada Pemilihan Sumatera Selatan - 24 Jul 2008 | 10:11 WIB
Tabrakan Beruntun di Tol Simatupang - 24 Jul 2008 | 09:49 WIB
Bapepam-LK Umumkan Dua Nama Calon Komisaris BEI - 24 Jul 2008 | 07:56 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data