Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 16/XXX/18 - 24 Juni 2001
   
Inovasi

Radar Polisi buat Demonstrasi

SEBUAH radar canggih ditemukan lagi di Amerika. Radar ini akan membantu polisi menanggulangi demonstrasi. Dengan alat ini, polisi bisa mendeteksi berbagai senjata di balik baju demonstran, dari senjata tajam, senjata api, sampai bahan peledak yang dibungkus plastik. Alat ini dikembangkan oleh ilmuwan dari The American Government's National Institute of Standards and Technology Laboratories di Boulder, Colorado, Amerika.

Radar canggih itu juga mampu mendeteksi kerumunan massa hingga jarak 50 kaki atau sekitar 15 meter. Saat digunakan, radar itu akan mengirim radiasi gelombang elektromagnetik ke arah kerumunan massa. Bila ada senjata atau benda yang mencurigakan, gambaran benda tersebut akan ditangkap layar monitor.

Toh, efek radiasi tak perlu dikhawatirkan oleh pengunjuk rasa. Kabarnya, sebagaimana dilansir The Daily Telegraph, awal Juni 2001, terpaan radiasi tak membahayakan kesehatan manusia.

Dwi Wiyana


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
20/XXXVII/07 - 13 Juli 2008

 

Berita lainnya

Isu Teroris Diduga Karena Persaingan Bisnis Wisata - 09 Jul 2008 | 08:40 WIB
Tujuh Anggota LPSK Diputuskan Lewat Voting - 09 Jul 2008 | 08:40 WIB
Buruh Khawatirkan Nasib Jam Lembur - 09 Jul 2008 | 08:24 WIB
Bupati Pasuruan Dilantik Pagi Ini - 09 Jul 2008 | 07:45 WIB
Terpidana Mati Dukun AS Siap Dieksekusi - 09 Jul 2008 | 07:39 WIB
Harga Minyak Turun, Bursa Saham Amerika Menguat - 09 Jul 2008 | 07:31 WIB
Warga Bali Pilih Gubernur Hari Ini - 09 Jul 2008 | 07:15 WIB
Polda Maluku Kerahkan 1.047 Personel Amankan Pemilihan Gubernur - 09 Jul 2008 | 06:57 WIB
Jawa Barat Tingkatkan Citra Sekolah Kejuruan - 09 Jul 2008 | 06:37 WIB
Impor Daging Selandia Baru Dihentikan - 09 Jul 2008 | 02:16 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data