Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 21/XXX/23 - 29 Juli 2001
   
Surat

Mahasiswa Tawuran

UNJUK rasa mahasiswa yang berakhir bentrok fisik dengan polisi sudah biasa kita dengar. Tawuran pelajar adalah hal klasik yang tak kunjung berakhir. Peristiwa tawuran antara mahasiswa ISTN dan Universitas Nasional, Jakarta, adalah fenomena baru yang harus diperhatikan, dipicu permasalahan sepele karena pertandingan sepak bola.

Bagaimana kelak bila mereka menjadi pemimpin bangsa ini, apakah akan dibudayakan tawuran dalam gedung parlemen dan beberapa tempat lainnya. Bagaimanapun, ini adalah tamparan bagi kaum akademisi. Mungkin ada hal yang salah sehingga perlu dilakukan kajian kembali dalam sistem pendidikan yang berlaku saat ini. Bila mahasiswa yang gugur dalam peristiwa Semanggi dengan ikhlas kita berikan julukan pahlawan reformasi, lalu apa julukan yang kita berikan kepada mahasiswa yang tewas dalam tawuran mahasiswa?

SURYO UTOMO
Jalan Karet Belakang IV/6 Setiabudi
Jakarta Selatan
suryomail01@yahoo.com


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
20/XXXVII/07 - 13 Juli 2008

 

Berita lainnya

Isu Teroris Diduga Karena Persaingan Bisnis Wisata - 09 Jul 2008 | 08:40 WIB
Tujuh Anggota LPSK Diputuskan Lewat Voting - 09 Jul 2008 | 08:40 WIB
Buruh Khawatirkan Nasib Jam Lembur - 09 Jul 2008 | 08:24 WIB
Bupati Pasuruan Dilantik Pagi Ini - 09 Jul 2008 | 07:45 WIB
Terpidana Mati Dukun AS Siap Dieksekusi - 09 Jul 2008 | 07:39 WIB
Harga Minyak Turun, Bursa Saham Amerika Menguat - 09 Jul 2008 | 07:31 WIB
Warga Bali Pilih Gubernur Hari Ini - 09 Jul 2008 | 07:15 WIB
Polda Maluku Kerahkan 1.047 Personel Amankan Pemilihan Gubernur - 09 Jul 2008 | 06:57 WIB
Jawa Barat Tingkatkan Citra Sekolah Kejuruan - 09 Jul 2008 | 06:37 WIB
Impor Daging Selandia Baru Dihentikan - 09 Jul 2008 | 02:16 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data