|
SETELAH membaca artikel Kawasan Puncak Banjir dan Kekeringan oleh Aca Sugandhy (TEMPO, 3 Maret 2002), menurut kami ada beberapa hal yang perlu ditanggapi.
Kami setuju bahwa penyimpangan tata ruang di Puncak, Jawa Barat, misalnya pembangunan rumah-rumah dan vila, adalah salah satu penyebab banjir di awal tahun 2002 ini. Juga, pola pembangunan di Jakarta sendiri merupakan salah satu faktor yang memperburuk musibah banjir yang terjadi.
Selain itu, kami juga menyetujui pendapat Bapak Aca Sugandhy, penyebab banjir lainnya adalah penyempitan daerah aliran sungai karena berubah fungsi menjadi kawasan permukiman, serta kebiasaan warga membuang sampah secara sembarangan ke saluran pembuangan air dan sungai.
Menurut kami, untuk menyelesaikan masalah lingkungan diperlukan kesadaran masyarakat, misalnya membuang sampah pada tempatnya, yang didukung oleh kebijakan pemerintah, yakni tak segan-segan membongkar vila di Puncak yang melanggar peruntukan tanah.
LIE MOCHTAR ARIWIBOWO
Jakarta
|