|
DUNIA informasi saat ini mengalami perubahan yang cepat dan terus-menerus. Kami harus mengantisipasinya. Liputan berita di televisi dan di internet yang semakin cepat dengan gambar-gambar yang aktual memaksa kami memikirkan bagaimana caranya agar majalah tidak ketinggalan. Mau tak mau perubahan dilakukan agar kami tetap terdepan dalam kompetisi majalah berita di Indonesia. Lihatlah, mulai edisi ini, majalah ini mengalami perubahan desain.
Khusus kulit muka TEMPO secara visual tak berbeda dengan sebelumnya karena kami anggap logotype TEMPO yang ada ini masih belum ketinggalan zaman. Tapi pada perwajahan bagian dalam kami mengadakan banyak perubahan. Elemen visual seperti garis dan warna serta ikon mengalami perubahan. Warnanya disesuaikan dengan tren yang kami anggap sedang in di dunia desain grafis sekarang ini. Tipe huruf judul dan bodytext kami ganti dengan tipe huruf baru yang lebih nyaman dibaca.
Dan kami tidak sekadar berubah. Sebab, kalau perubahan itu hanya sebatas perubahan pada elemen-elemen visual seperti garis dan warna, kami anggap tidak cukup. Kami mengadakan perubahan juga pada rubrik. Ada beberapa rubrik baru dimunculkan untuk menampung informasi yang pantas untuk dibaca.
Konsep Majalah TEMPO sekarang ini (kalau pantas disebut konsep) kami ibaratkan begini: kalau kita makan di restoran besar, sebelum menikmati menu utama, kita disuguhi dulu makanan pembuka, biasanya makanan ringan. Di Majalah TEMPO sekarang ini juga sama, di halaman depan, sebelum Anda membuka Laporan Utama, kami suguhi dulu beberapa informasi lewat rubrik Album, Etalase, Peristiwa, dan Monitor. Rubrik Album menjadi lebih lengkap dengan adanya Tempo Doeloe, yaitu kejadian yang persis minggu ini tapi terjadi beberapa tahun yang lalu, ditambah dengan kutipan tokoh-tokoh terkenal. Rubrik Etalase memuat informasi tentang sesuatu yang lagi ngetren, bisa semacam produk, buku, bahkan model pakaian. Rubrik Peristiwa dan Daerah kami satukan agar dalam sekali membaca Anda sudah mengetahui apa yang terjadi di daerah Anda masing-masing. Rubrik Kartun kami lengkapi dengan Arsip, yaitu berita-berita yang pernah dimuat TEMPO beberapa tahun lalu dan ternyata sekarang menjadi berita lagi. Ini sekadar mengingatkan bahwa kami sejak dulu sampai sekarang tidak putus-putusnya menulis berita yang selalu hangat dibicarakan.
Kami menampilkan Laporan Utama dan rubrik lainnya berbeda dengan sebelumnya. Kami tahu bahwa Anda tidak ingin membaca tulisan yang melelahkan dan bertele-tele. Karena itu, kami akan merancangnya agar tulisan selalu dilengkapi foto besar yang menarik dan disertai infografis sehingga membantu Anda memahami berita dengan cepat. Pada ujung halaman majalah, rubrik Pokok & Tokoh masih tetap ada, bahkan sekarang dilengkapi dengan informasi seputar selebriti. Rubrik ini kami anggap sebagai menu penutup atau "cuci mulut", semacam jus atau es krim yang ada buah cerinya. Lalu yang mana buah ceri itu? Nah, ibaratkan saja Catatan Pinggir itu "buah ceri" merah di atas es krim. Ia berada di ujung, tapi ia menjadi sangat penting karena orang suka penasaran bagaimana rasanya.
Selamat membaca dan silakan berkomentar.
|