|
DERITA kemarau panjang tersapu musibah banjir dalam semalam. Itulah yang menimpa Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, Kamis pekan lalu. Hanya dalam hitungan jam, ratusan rumah di Painan terendam banjir dan dua jembatan permanen di Kecamatan Salido ambrol dihanyutkan luapan Batang Painan. Meluapnya sungai yang melewati Painan, ibu kota Pesisir Selatan, itu disebabkan oleh hujan deras yang mengguyur Sumatera Barat. Putusnya dua jembatan di Salido membuat jalur transportasi darat ke kecamatan tersebut putus total.
Menurut Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Kabupaten Pesisir Selatan Drs. Adril, banjir datang tiba-tiba karena faktor air laut yang juga sedang pasang. Warga Painan terpaksa mengungsi tanpa sempat menyelamatkan barang-barangnya. Di antaranya ratusan pegawai Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan dan keluarganya di Kompleks Perumahan Pemkab Pesisir Selatan—yang terletak di belakang rumah dinas bupati—yang terpaksa mengungsi karena perumahan tersebut terendam air setinggi 1,5 meter.
Malam itu Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan langsung memberikan bantuan 50 dus mi instan dan susu kepada warga pengungsi supaya mereka tidak kekurangan makanan. Untungnya, tidak tercatat adanya korban jiwa.
Arif A. Kuswardono, Fajar W.H., TNR
|