|
Terik matahari di siang bolong pada bulan Puasa tak menyurutkan langkah ribuan buruh PT Doson Indonesia, Tangerang, Banten, untuk mencari keadilan. Selasa pekan lalu, konvoi mereka memacetkan jalan-jalan utama di Kota Tangerang hingga ke pintu tol Kebon Nanas. Aksi ini sempat diwarnai adu mulut dan tembakan peringatan polisi.
Aksi ini merupakan buntut dari pemutusan hubungan kerja akibat berhentinya order sepatu merek Nike oleh pembelinya, Nike Inc. Karena pesanan terhenti, manajemen PT Doson menghentikan operasinya, dan 6.822 buruh pun kehilangan pekerjaannya. Malangnya, para buruh ini belum menerima pesangon sepeser pun. "Padahal uang sudah habis dan sebentar lagi Lebaran," ujar Djoko Haryono, Ketua Serikat Pekerja PT Doson.
Semula, harapan para buruh untuk mendapat pesangon sudah dalam genggaman. Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi berpihak pada mereka. Melalui sebuah surat keputusan, Jacob Nuwa Wea meminta manajemen perusahaan membayar pesangon sebanyak dua kali Peraturan Menteri Tenaga Kerja. Keputusan inilah yang sedianya dieksekusi oleh Pengadilan Negeri Tangerang Selasa itu.
Tapi tiba-tiba eksekusi dibatalkan. Alasannya, kasus ini sudah dilimpahkan ke pengadilan tata usaha negara (PTUN). Sedangkan PTUN Jakarta dengan entengnya memerintahkan Menteri Tenaga Kerja untuk menangguhkan surat keputusan di atas.
|