Twin Otter Jatuh di Papua |
TWIN Otter jatuh lagi. Pesawat milik Air Regional itu nyungsep saat ingin mendarat di Bandara Mulia, Puncak Jaya, Papua, pekan lalu. Pesawat yang sedang disewa Pemerintah Daerah Puncak Jaya ini membawa 1.400 kilogram beras, 209 kilogram berbagai bahan makanan pokok, dan satu drum minyak pesawat, aftur. Sebulan sebelumnya, pesawat sejenis—yang berkapasitas 13 penumpang— juga jatuh di lokasi yang sama.
Pesawat dengan nomor registrasi PK-WAR itu bertolak dari Wamena menuju Mulia dan membawa 4 penumpang, yakni pilot Pinky J. Firmansyah (Direktur Utama Air Regional), kopilot Eddy Ruslan, kru pilot Samuji (engineer), dan Parius Wonda sebagai penumpang. Keempatnya mengalami luka-luka. Samuji menderita luka terparah dan dalam keadaan kritis. Saat ini para korban masih dirawat di Rumah Sakit Tembagapura.
Musibah terjadi lantaran buruknya cuaca di sekitar Bandara Mulia. Sistem navigasi yang buruk menyebabkan pesawat menabrak Gunung Simoel, di sebelah selatan Bandara. Menurut keterangan pegawai penjaga menara, Subagio, ia sempat melakukan hubungan radio dengan pesawat Air Regional sekitar 20 menit. Namun tiba-tiba terdengar suara gemuruh seperti tanah longsor. ”Saat itu cuaca buruk dan Bandara tak layak didarati pesawat,” katanya.
|