|
Menteri Pertahanan Matori Abdul Djalilmenjalani perawatan di Rumah Sakit Pusat Angkatan DaratGatot Subroto, Jakarta Pusat, mulai Rabu pekan lalu.Kepala rumah sakit tersebut, Brigjen TNI MardjoSoebiandono, mengatakan Matori menderitastroke ringan. "Beliau mulai menjalani perawatanpukul empat sore dengan keluhan sakit-sakit kepala,"ujarnya kepada Tempo News Room, yangmenghubunginya melalui telepon genggam.
Sedikit sekali yang bisa diketahui tentang keadaanMatori. Pihak rumah sakit terkesan berhati-hati,cenderung menutup-nutupi. Begitu pula pihak keluarga. Di lantai2 Paviliun Kartika, tempat Matori dirawat, tampakajudan-ajudan Matori berjaga-jaga. Mereka melarangwartawan mengambil gambar. Kamerawan televisi saja sudahmereka minta turun dari lantai 2 begitu terlihat datang.Seorang putra Matori yang dihubungi melaluitelepon genggam menolak memberikan keterangan. "Nantisaja, Mas," katanya sambil menutup telepon.
Juru bicara Departemen Pertahanan, Abdul AzizManaf, mengatakan Matori perlu istirahat. "Setiap orangbisa begitu," katanya. Menurut Aziz, semula Matorimemang berkeinginan untuk check up kesehatan karena merasakurang enak badan. Aziz meminta hal itu tak terlaludibesarkan. "Minta doa restunya saja," Aziz berharap.
Doa itu sudah datang dari sederet pejabat dantokoh. Mereka mengirimkan karangan bunga. Di antaramereka ada Presiden Megawati Soekarnoputri, mantanpresiden Abdurrahman Wahid, Menteri Perindustriandan Perdagangan Rini M.S. Soewandi, dan Ketua UmumPartai Kebangkitan Bangsa Alwi Shihab.
"Kalau sampai sosialisasi selesai mereka tidak membayar, ya, gijzeling. Tidak ada diskon-diskonan. Memangnya toko."
—Direktur Jenderal Pajak Hadi Purnomo di Jakarta, Kamis pekan lalu, soal langkah paksa badan yang akan ia tempuh jika para penunggak pajak membandel.
"Pemerintah baru memesan dua bulan lalu. Jangan-jangan itu pesawat bekas."
—Djoko Susilo, anggota Komisi Pertahanan DPR, Senin pekan lalu, yang mengaku heran melihat cepatnya proses pengiriman pesawat tempur Sukhoi dari Rusia.
TEMPO DOELOE
1 September 1939
Pasukan Hitler menyerbu Polandia. Dari saat inilah Perang Dunia II dimulaidi Eropa.
1 September 1969
Perwira-perwira militer menggulingkan pemerintah Libya. Republik ArabLibya kemudian diproklamasikan oleh Kolonel Muammar Qadhafi.
2 September 1752
Inggris mengakhiri penggunaan kalender Julian dan beralih ke kalenderGregorian. Ada banyak perubahan besar karena Rabu 2 September disusuldengan Kamis 14 September. Akibatnya, pecah kerusuhan karenaorang-orang merasa ditipu dan menuntut dikembalikannya 11 hari yang hilang.
2 September 1945
Ho Chi Minh memproklamasikan kemerdekaan Vietnam dan berdirinyaRepublik Demokratik Vietnam.
3 September 1783
Traktat Paris ditandatangani oleh John Adams, Ben Franklin, dan John Jay,yang secara resmi mengakhiri Perang Revolusi Amerika antara Inggris dan AmerikaSerikat.
4 September 1781
Los Angeles didirikan oleh Gubernur California dari Spanyol, Felipe de Neve,di dekat situs desa Indian Yang-na. Nama aslinya adalah El Pueblo de la Reina deLos Angeles (Kota Ratu Para Malaikat).
5-6 September 1972
Sebelas anggota tim Olimpiade dari Israel tewas dalam serangan oleh anggotaSeptember Hitam, faksi dari Tentara Pembebasan Palestina. Tiga hari kemudianjet-jet Israel menghujani posisi Palestina di Libanon dan Suriah dengan bomsebagai balasan.
5 September 1997
Bunda Teresa meninggal di Calcutta pada usia 87 tahun.
6 September 1991
Leningrad kembali dinamai Saint Petersburg oleh para anggota legislatifRusia. Kota terbesar kedua di Rusia itu sudah dikenal dengan nama Leningradselama 67 tahun sebagai penghormatan bagi Vladimir Lenin, pendiri Uni Soviet.
7 September 1822
Brasil memproklamasikan kemerdekaan dari Portugal setelah 322tahun dalam penjajahan.
7 September 1994
Tentara Amerika Serikat menutup markas besarnya di Berlin. Berakhir sudah separuh abad kehadiran militer Amerika di kota yang sebelumnya terbelah menjadi Berlin Timur dan Berlin Barat itu.
|