Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 31/XXXII/29 September - 05 Oktober 2003
   
Peristiwa

TNI-AL Beli Dua Kapal Selam

TNI Angkatan Laut rupanya tak mau kalah dengan Angkatan Darat dan Angkatan Udara, yang baru saja punya helikopter Mi-35 dan pesawat Sukhoi. Dua tahun ke depan, TNI Angkatan Laut akan membeli dua kapal selam jenis 209 dari Korea Selatan?bukan dengan imbal dagang, melainkan tunai. Harganya US$ 270 juta per buah. Anggaran sudah diajukan ke Badan Perencanaan Pembangunan Nasional.

"Kami sudah punya dua buah. Tapi, ka-rena anggaran terbatas, kita tambah dua. Idealnya sih punya enam," ujar Kepala Staf Angkatan Laut, Laksamana Bernard Kent Sondakh, Kamis pekan lalu.

Kapal buatan Korea itu?bisa memuat 18 torpedo?sama dengan dua kapal selam buatan Jerman yang sudah ada. Pembuatan satu kapal selam rampung dalam 40 bulan.

Sebagai negara kepulauan, kebutuhan kapal selam sangat mendesak. Idealnya, kata Sondakh, Indonesia memiliki enam buah kapal untuk mengawasi tiga daerah alur laut Kepulauan Indonesia. Sebab, Singapura dan Malaysia saja masing-masing sudah punya empat dan tiga kapal.

Prajurit Penganiaya Diadili

SEBANYAK 12 prajurit Kostrad Yon Infanteri 301/Prabu Kiansantang, Sumedang, dari Kodam III Siliwangi, Jawa Barat, diseret ke pengadilan militer di Nanggroe Aceh Darussalam, Kamis pekan lalu. Mereka dituduh menganiaya warga sipil di Desa Glumpang Sulu Timur, 31 Agustus 2003, saat mengejar Panglima Sagoe GAM Cot Murong, Saiful Bahri alias Sipon Cina.

Para terdakwa adalah Serka Irwan Triyono, Sertu Suriadi, Serda Endang, Koptu Tri Tjahjono, Kopda Dede Rahman, Prada Puji Santoso, Prada Mohammad Yusuf, Prada Abdul Wahid, Prada Yunus Do Abas, Prada Iyan Cahyana, Prada Budianto, dan Prada Iman Kuswara. Sidang di Pengadilan Negeri Lhok Seumawe itu dipimpin hakim ketua Mayor (CHK) E. Trias Komara dengan hakim anggota Mayor (CHK) Adil Karo-Karo dan Kapten (CHK) Ramlan. Kata Oditur Militer, Mayor Laut Maryanto Bandji, "Mereka melanggar pasal primer, Pasal 351 (1) jo Pasal 55 (1) ke- 1 KUHP, dan subsider 352 (1) jo Pasal 55 (1) ke-1 KUHP."

Padahal, sebelumnya, sejumlah tokoh masyarakat sepakat menyelesaikannya secara adat. Mereka meminta agar kasusnya tak diajukan ke pengadilan?yang tak dikabulkan TNI.

Chusnul Dipukul

ACARA penggantian pejabat di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Indonesia (UI) di Kampus UI, Depok, diwarnai aksi pemukulan, Selasa pekan lalu. Chusnul Mar'iyah, bekas Ketua Program Pascasarjana Ilmu Politik UI, dan bekas sekretarisnya, Reni Chandriachsja, menjadi korban. "Kepala belakang saya dipukul. Saya minta Anda semua jangan membalas," ujar Chusnul di tengah demonstran.

Pemukulan terjadi saat berlangsung demonstrasi menentang pengangkatan Amir Santoso dan Iberamsyah, masing-masing sebagai Penjabat Sementara Ketua Program Pascasarjana dan Ketua Departemen Ilmu Politik FISIP UI. Chusnul dan Reni ikut bersama massa merangsek ke ruang Bumiputra, tempat serah-terima jabatan. Puluhan mahasiswa dan karyawan itu menilai penggantian tersebut bentuk "premanisme pendidikan" karena tak melibatkan masukan staf pengajar dan guru besar.

Mahasiswa UI Nirwansyah dan alumni FISIP UI Heriansyah, keduanya putra Iberamsyah, adalah pelaku "tinju tanpa bayang" itu. Meski mereka telah meminta maaf, sang korban memilih penyelesaian melalui jalur hukum. Chusnul juga menolak meneken berita acara penggantian jabatan. Menurut Dekan FISIP UI Gumilar Rusliwa Soemantri, ada larangan rangkap jabatan sehingga penggantian itu sesuai dengan prosedur. Chusnul merangkap sebagai anggota Komisi Pemilihan Umum dan Maswadi Rauf, bekas Ketua Departemen Ilmu Politik FISIP UI, berangkap kerja di Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara. "Sangat memprihatinkan karena terjadi di perguruan tinggi yang cukup bergengsi," ujar Menteri Pendidikan Nasional Malik Fadjar.

Warga Australia Ditangkap di Aceh

SEPASANG suami-istri warga Australia dicokok TNI ketika kapal mereka sedang berlabuh di Lamteng, Pulau Nasi, Aceh Besar, Kamis sore pekan lalu. Jones Humphrey, 57 tahun, dan istrinya, Jones Claire Susan, 58 tahun, mengaku singgah sebentar buat menghindari angin kencang sekaligus mengisi bahan bakar. "Padahal pemerintah melarang turis berkunjung ke Aceh," kata Komandan Satuan Tugas Penerangan Penguasa Darurat Militer di Aceh, Kolonel Ditya Sudarsono.

Menggunakan kapal layar, mereka berangkat dari Pulau Langkawi, Malaysia, pada 23 September lalu dengan tujuan Madagaskar. Mereka lalu diserahkan kepada Kantor Imigrasi Banda Aceh untuk diperiksa soal keimigrasiannya. Sampai Jumat sore, petugas bagian pengawasan dan penindakan keimigrasian belum selesai memeriksa.

Hambar, Peringatan Tragedi Semanggi II

TAK seperti tahun-tahun sebelumnya, peringatan Tragedi Semanggi II, Rabu pekan kemarin, hanya diikuti 70 peserta. Acara tersebut dihadiri perwakilan mahasiswa Universitas Trisakti, Moestopo (Beragama), dan beberapa keluarga korban, tapi perwakilan mahasiswa Universitas Indonesia absen. Padahal mahasiswa UI, Yap Yun Hap, tewas diterjang peluru dalam unjuk rasa masyarakat menentang pemberlakuan Undang-Undang Penanggulangan Keadaan Bahaya, September 2000.

Orang tua mendiang Yun Hap tampak hadir. Ho Kim Ngo, ibu Yun Hap, mengaku kecewa dengan absennya mahasiswa UI. "Saya mengerti manusia yang bisa seperti itu," ujar suaminya, Yap Pit Sin, dengan nada tinggi.

Acara tabur bunga di jalan tol Semanggi dilanjutkan dengan long march dari Taman Ria Senayan, diakhiri renungan di depan Gedung MPR/DPR pada malamnya. Acara itu tak menarik perhatian publik.

Kader PDIP Tawuran

KONFLIK internal PDIP Medan berbuntut tawuran antarkader, Kamis pekan lalu, berakibat sejumlah orang luka dan kantor DPD Sumatera Utara rusak parah. "Kita tak menahan mereka, karena ini masalah internal partai. Mereka sendirilah yang menyelesaikannya," kata Kepala Poltabes Medan, Komisaris Besar Bagus Kurniawan, yang mengamankan kunci kantor DPC PDIP.

Dua ribuan orang pendukung Donny Arsal Gultom menggeruduk kantor di Jalan Pasar Merah itu, pukul 10.30 WIB. Mereka memprotes hasil konferensi cabang ulang, 22 September lalu, yang memilih Usaha Ginting sebagai Ketua DPC Medan. Padahal konferensi pada April 2002 menetapkan Donny. Pecah adu jotos satgas penjaga kantor dengan Donny. Sabetan senjata tajam melukai belasan orang. Korban diangkut ke RSU Pirngadi dan RS Herna.

Menurut Ketua PDIP/Koordinator Wilayah Sumatera, Mangara M. Siahaan, masih dicek apakah konferensi cabang itu sesuai dengan aturan partai. Acara itu digelar karena Donny dianggap tak berhasil menyusun kepengurusan. "Kasus kekerasannya, biar ditangani polisi," ujarnya kepada TEMPO, Jumat pekan lalu.

Reposisi Saifullah Ditunda

Partai Ke-bangkitan Bangsa (PKB) ternyata masih mau mendengar tausyiah para kiai. Dalam rapat pleno Jumat pekan lalu, lewat voting, partai itu memutuskan bahwa eksekusi reposisi terhadap Sekjen PKB Saifullah Yusuf baru akan dilakukan pasca-Pemilu 2004. Dari 37 pemberi suara, 18 menyatakan reposisi setelah pemilu, 17 suara setuju dilakukan sekarang, dan 1 abstain.

Ketua Dewan Syuro PKB, K.H. Abdurrahman Wahid, menyebut keputusan itu sebagai pelajaran demokrasi yang sangat penting. "Kita harus menghormati keberadaan Sekjen Saifullah Yusuf. Kita sudah benar-benar menjalankan demokrasi," ujarnya. Senada dengan Gus Dur, Ketua Umum PKB Alwi Shihab, yang mantan Menteri Luar Negeri, bahkan memuji Saifullah sebagai kader partai yang baik. "Kita semua menghargainya," tuturnya.

Tampak gembira, Saifullah menyebut peristiwa itu sebagai koreksi atas sikap dan perilakunya selama di PKB. Sambil berjanji akan lebih bertanggung jawab dan bersikap lebih baik, ia berkata, "Terus terang, ini di luar dugaan saya."

Jobpie Sugiharto dan TNR


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
20/XXXVII/07 - 13 Juli 2008

 

Berita lainnya

Pastika Cuma Mengantar Keluarga - 09 Jul 2008 | 09:05 WIB
Isu Teroris Diduga Karena Persaingan Bisnis Wisata - 09 Jul 2008 | 08:40 WIB
Tujuh Anggota LPSK Diputuskan Lewat Voting - 09 Jul 2008 | 08:40 WIB
Buruh Khawatirkan Nasib Jam Lembur - 09 Jul 2008 | 08:24 WIB
Bupati Pasuruan Dilantik Pagi Ini - 09 Jul 2008 | 07:45 WIB
Terpidana Mati Dukun AS Siap Dieksekusi - 09 Jul 2008 | 07:39 WIB
Harga Minyak Turun, Bursa Saham Amerika Menguat - 09 Jul 2008 | 07:31 WIB
Warga Bali Pilih Gubernur Hari Ini - 09 Jul 2008 | 07:15 WIB
Polda Maluku Kerahkan 1.047 Personel Amankan Pemilihan Gubernur - 09 Jul 2008 | 06:57 WIB
Industri Tekstil Tak Kena SKB Pemindahan Hari Kerja - 09 Jul 2008 | 06:43 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data