Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 36/XXXII/03 - 9 November 2003
   
Indikator

Kasus Al-Ghozi, Stop sampai di Sini

Perlukah pemerintah Indonesia meminta klarifikasi kepada Filipina tentang kematian Fathur Rohman al-Ghozi?
(24 - 31 Oktober 2003)
Ya
46.4%357
Tidak
52.3%403
Tidak tahu
1.3%10
Total100%770


Kematian Fathur Rohman al-Ghozi tidak hanya menjadi tanda tanya bagi keluarga. Tim forensik yang memeriksa kematiannya juga mencatat beberapa kejanggalan mengenai versi kematian seperti dilansir pemerintah Filipina. Menurut laporan dari Filipina, Al-Ghozi tewas dalam kontak senjata pada 12 Oktober 2003. Dia buron setelah kabur dari tahanan. Sebelumnya dia ditangkap karena membawa bahan peledak dan diduga terlibat aksi pengeboman di Manila pada tahun 2000.

Tim Pengacara Muslim, yang diminta keluarga menangani masalah itu, mengancam akan membawa pemerintah Filipina ke Mahkamah Internasional. Tapi, sebelum itu, pihaknya akan mengajukan klarifikasi soal kematian Al-Ghozi. Ketua MPR Amien Rais, dalam suatu wawancara, meminta agar pemerintah bertindak sebagai wujud tanggung jawab negara terhadap warganya. Namun mayoritas peserta responden tak sependapat jika pemerintah Indonesia harus mengklarifikasi soal itu kepada pemerintah Filipina.





Indikator Pekan Ini:

Dalam beberapa hari terakhir ini nasib tenaga kerja Indonesia di luar negeri kembali diperbincangkan. Penyebabnya adalah banyaknya cerita sedih yang mereka alami saat bekerja di negeri orang. Ada yang disiksa, dianiaya, sampai diperkosa. Ada yang akhirnya pulang tinggal nama.

Pemerintah, seperti disampaikan Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat Jusuf Kalla, Jumat pekan lalu, berinisatif membentuk lembaga perlindungan TKI. Ini hasil kerja sama lima instansi, yaitu Departemen Luar Negeri, Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Departemen Agama, Departemen Kehakiman, serta Kantor Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat.

Akankah lembaga itu efektif memberikan perlindungan kepada TKI kita? Kemukakan pendapat Anda melalui situs www.tempointeraktif.com.


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
12/XXXVII/12 - 18 Mei 2008

 

Berita lainnya

Catatan Kecil Reformasi - 17 Mei 2008 | 09:34 WIB
Pengeroyokan Taruna Akpol Dibawa Ke Peradilan Umum - 17 Mei 2008 | 09:30 WIB
Truk Kontainer Menabrak Pembatas Jalan - 17 Mei 2008 | 09:21 WIB
KPU Jawa Tengah Siap Pemilihan Dua Putaran - 17 Mei 2008 | 09:15 WIB
Arab Saudi Tingkatkan Produksi Minyak - 17 Mei 2008 | 09:00 WIB
Todung Dipersilahkan Banding - 17 Mei 2008 | 08:40 WIB
NTB Butuh 350 MW Lebih Daya Listrik - 17 Mei 2008 | 07:38 WIB
Polisi Diminta Usut Perusakan Angkutan Pelat Hitam - 17 Mei 2008 | 07:21 WIB
Kartu BLT Mulai Dibagikan - 17 Mei 2008 | 06:52 WIB
Menteri Pertanian Optimistis Indonesia Ekspor Beras Tahun Depan - 16 Mei 2008 | 21:33 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data