Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 39/XXXII/24 - 30 November 2003
   
Inovasi

'Nanoshell' Emas Pembasmi Tumor

Era baru pengobatan kanker segera dimulai. Saat pasien menjalani pemeriksaan, dokter akan menyuntikkan "cairan"emas ke aliran darah. Dalam waktu 30 detik, cairan itu akan menyinari dan menjelajahitubuh. Layar komputer lantas menampilkan ukuran, bentuk, dan lokasi tumor yang terdeteksi.Pelan tapi pasti, tumor penyebab kanker pun "terbakar".

Semua itu berkat penemuan nanoshell, material berukuran 100 nanometer—10 ribukali lebih kecil ketimbang sel darah putih. Material itu terbuat dari lapisan atom emasyang ditempelkan pada bola silikon. Saat protein mengikatnanoshell ke sel tumor, dengan bantuan sinar inframerah,nanoshell akan memanas dan memanggang tumor. "Ini miripdengan merebus telur," kata Naomi Halas, profesorkimia dari Rice University, Houston, Amerika Serikat, yang menemukannanoshell.

Musim panas ini, Departemen Pertahanan Amerika—yangdiam-diam meneliti metode pengobatan dengan pemanasan alirandarah—menyumbangkan dana US$ 3 juta kepada Halas dan koleganya, JeniferWest, untuk mengembangkan nanoshell dalam pengobatan kanker.

Halas mengungkapkan, tahun depan timnya akan mengetespasien penderita tumor di otot lunak, seperti kanker payudara, kanker otak,dan kanker prostat. Jika sukses, nanoshellakan mengubah secara radikal cara pengobatan kanker. Pasien akan bisa didiagnosisdan—untuk tumor stadium awal—diobatidalam satu kali kunjungan dokter. Selama ini, tumor penyebab kanker payudara baruterdeteksi setelah sekitar tiga tahun. "Inirevolusi cara mendeteksi kanker, tujuh tahun lebih awal ketimbang teknologi lain,"kata Donna Kimbark, manajer program penelitian dari Departemen Pertahanan Amerika.

Dengan kemampuan menyerap dan mengantarkan sinar inframerah yang luarbiasa, menurut Halas, nanoshell akanmenjadi "bom panas" berketepatan tinggi. Selsehat sekitar tumor bisa saja ada yang mati. Tapi jumlahnya jauh lebih sedikit ketimbangsel yang rusak akibat pembedahan atau terapi kimiawi. n

SMS Kamus dan Penerjemah

Konsultan komunikasi, Indo.com, bekerja sama dengan ToggleText, perusahaan riset dan rekayasabahasa dari Australia, meluncurkan layanan kamusdan penerjemah melalui layanan pesan pendek (SMS).Layanan ini berbasis teknologi "kecerdasan tiruan" untukpenerjemahan secara seketika.

Helen McKay, Managing DirectorToggleText, mengatakan, di Indonesia, mesin penerjemahkomersial yang harganya terjangkau banyak orang belumtersedia. Dengan layanan yang dapat diakses melaluiSMS, semua pelanggan seluler punya akses ke teknologi itu. Kataku,demikian nama layanan ini, bisa diakses dengan mudah olehpelanggan Satelindo dan IM3.

Eka Ginting, CEO Indo.com, menambahkan, layananini terutama ditujukan bagi remaja yang mauberkomunikasi dan bermain-main dengan bahasa. Kalanganprofesional juga membutuhkan layanan ini untuk mencariungkapan yang tepat atas laporan yang mereka tulis."Bayangkan, Anda membaca tulisan bahasa Inggris. Ada kata yangtak dimengerti, tapi tak ada kamus. Jikahandphone ada di saku, tinggal SMS," kata Eka.

Penggunaan layanan ini tergolong mudah. Tinggalkirim instruksi dan teks yang akan diterjemahkan ke nomor3456. Formatnya sebagai berikut. Untuk menerjemahkanbahasa Inggris (EN) ke Indonesia (IN), ketik dan kirim "TREN IN I want to dance with Brad Pitt." Untuk Indonesia (IN)ke Inggris (EN), ketik dan kirim "TR IN EN Aku mauhidup seribu tahun lagi." Layanan kamus (DICT) dapatdiakses dengan cara serupa. Kata bahasa Inggris bisa dicariartinya dengan mengetik "DICT EN IN ubiquitous." Dan katabahasa Indonesia dapat dicari bahasa Inggrisnya denganmengetik "DICT IN EN calon."

Berlomba Mencari Ka'bah

Sewaktu mudik atau memasuki wilayah asing, seorang muslim mungkin sempat kesulitan mencari arah kiblat. Waktu salattelah tiba, tapi tak ada tanda alam yang menjadi petunjukarah Kota Mekah. Frank Deworetzki, penemu dariMannesmann, Frankfurt, Jerman, yang baru sajamematenkan sebuah sistem navigasi mobil, menawarkan solusinya.

Sepanjang waktu, alat navigasi Deworetzkimenunjukkan bukan hanya arah kendaraan, melainkan juga arahMekah. Alat navigasi buatan Deworetzki bisa puladiprogram mengumandangkan azan setiap waktu salat. Selamabulan puasa, sistem itu bisa memberitahukan waktu imsakdan waktu buka puasa.

David M. Thimming, pengacara yang menguruspaten ciptaan Deworetzki, mengatakan, fungsi alat navigasiitu lebih luas ketimbang hanya untuk mengetahui arahKota Mekah. "Jika mau, Anda juga bisa memakainya untukterus memantau lokasi rumah nenek Anda," ujarThimming. Tentu saja lebih dari semiliar umat Islam yang maumengetahui arah kiblat lebih merupakan potensi pasarketimbang orang yang hanya ingin memelototi rumah neneknya.

Abdulhamid I. Sabra, profesor jurusan sejarah ilmupengetahuan dari Harvard University, mengatakan, dulu,banyak pemimpin agama yang menentang pikiraninovatif yang mengawinkan teknologi dengan Islam. Namun,sejak abad ke-9 hingga abad ke-14, banyak ahli matematikamuslim yang terobsesi mencari arah Kota Mekah darisetiap lokasi. Untuk memenuhi kebutuhan itu, ahlimatematika muslim merumuskan sejumlah pemecahan trigonometri.

Deworetzki bukan satu-satunya orang yang mencari cara termudah menentukan kiblat. Sebelumnya, LG Electronic, Korea, menjual produk telepon genggam, LG-G5300, yang dilengkapi perangkat lunak kompas dan pencari lokasi Mekah. Pakar lain yang berupaya mematenkan temuannya adalah Hossein Sazfgar dari Prancis dan Kiyoshi Hasebe dari Jepang.


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
20/XXXVII/07 - 13 Juli 2008

 

Berita lainnya

40 Napi LP Krobokan Ikut Mencoblos - 09 Jul 2008 | 10:49 WIB
Warga Padangpanjang Pilih Wali Kota - 09 Jul 2008 | 09:17 WIB
Pastika Cuma Mengantar Keluarga - 09 Jul 2008 | 09:05 WIB
Isu Teroris Diduga Karena Persaingan Bisnis Wisata - 09 Jul 2008 | 08:40 WIB
Tujuh Anggota LPSK Diputuskan Lewat Voting - 09 Jul 2008 | 08:40 WIB
Buruh Khawatirkan Nasib Jam Lembur - 09 Jul 2008 | 08:24 WIB
Bupati Pasuruan Dilantik Pagi Ini - 09 Jul 2008 | 07:45 WIB
Terpidana Mati Dukun AS Siap Dieksekusi - 09 Jul 2008 | 07:39 WIB
Harga Minyak Turun, Bursa Saham Amerika Menguat - 09 Jul 2008 | 07:31 WIB
Warga Bali Pilih Gubernur Hari Ini - 09 Jul 2008 | 07:15 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data