Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 47/XXXII/19 - 25 Januari 2004
   
Daftar berita Selingan
Kurdistan, Sebuah Tanah Air yang Hilang
Terbelah-belah di antara Turki, Suriah, Iran, dan Irak, Kurdistan sejatinya memiliki segala kelengkapan sebagai bangsa: tanah, rakyat, sejarah, tradisi, bahkan para pahlawan. Tapi ia tak kunjung melahirkan tanah air. Maka, bergolaklah warga Kurdi dari masa ke masa, melewati aneka perang serta ikhtiar damai demi kemerdekaan dan sebuah negara. Di Kurdistan Irak, perjuangan panjang kaum tersebut untuk mendapatkan identitas terbaca dengan jelas dalam kekuasaan setiap rezim. Musim dingin ini, pada Desember silam di tengah udara yang menggigit, wartawan TEMPO Rommy Fibri memasuki sejumlah wilayah Kurdistan di Irak Utara. Dia menyaksikan perubahan kehidupan bangsa itu selepas jatuhnya rezim Saddam Hussein. Sejatinya, apa yang membuat mereka mampu bertahan? Benarkah suku-bangsa ini tak pernah berhenti "berjalan", toujours en marche, demi impian akan sebuah tanah air? Rommy Fibri menuliskan laporannya, dilengkapi oleh Purwani Dyah Prabandari dan Endah W.S. Berikut ini rangkumannya. 
Pengantin Menari di Atas Bukit
Setelah tumbangnya rezim Saddam Hussein, warga Kurdi Irak mulai mereguk kembali denyut kehidupan yang normal.  
Jatuh-Bangun Pelobi Kurdistan
Menyambangi setiap meja di Washington, Teheran, Tel Aviv, dan kota-kota lain. Sejarah yang penuh penindasan, pengabaian, dan penculasan. 
Peshmerga Bermodal Nekat
Inilah pasukan khusus pembela tanah Kurdistan. Tanpa senjata memadai, puluhan ribu anggota Peshmerga cuma ber-"bondo nekat".  
'Dugem' di Negeri Orang
Suku Kurdi menyebar ke segala penjuru dunia. Mereka melepaskan diri dari tekanan politik serta mengikhtiarkan penghidupan yang lebih baik di tanah yang baru. 

 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
22/XXXVII/21 - 27 Juli 2008

 

Berita lainnya

Omset Bisnis 'Esek-esek 'di Internet US$ 3 Juta Per Detik - 25 Jul 2008 | 19:15 WIB
Listrik Byar-Pet Alat Penyimpanan Darah Gampang Rusak - 25 Jul 2008 | 19:07 WIB
Angkutan Berat Di Jawa Barat akan Ditertibkan - 25 Jul 2008 | 19:00 WIB
Ketokohan Soekarwo dan Gus Ipul, Pemicu Kemenangan Kar-Sa - 25 Jul 2008 | 18:59 WIB
Pemakaman di Hari Kelahiran - 25 Jul 2008 | 18:59 WIB
Duta Besar Inggris Lakukan Penghijauan di SMA Khadijah - 25 Jul 2008 | 18:43 WIB
Dua Desa di Parigi Terendam Banjir - 25 Jul 2008 | 18:41 WIB
Meski Kemarau, Kalimantan Tengah Diguyur Hujan - 25 Jul 2008 | 18:33 WIB
BPK Puas pada Laporan Keuangan Badan Intelijen - 25 Jul 2008 | 18:31 WIB
Tangker Pertamina Terbakar - 25 Jul 2008 | 17:59 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data