Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 52/XXXII/23 - 29 Februari 2004
   
Peristiwa

Timor Leste Menolak Memeriksa Wiranto

HAKIM Pengadilan Khusus untuk Kejahatan Serius di Timor Leste, Philip Rapoza, menolak permintaan Nicholas Koumjian dari Unit Penyidik Kejahatan Serius PBB di Timor Leste untuk memeriksa Wiranto, Rabu pekan lalu. Alasannya, pemeriksaan terbuka yang diminta pada 28 Januari lalu itu tak ada aturannya, baik dalam hukum lokal maupun internasional. "Peradilan ini hanya akan menguji seluruh bukti, tapi tidak orang per orang," kata hakim asal Amerika Serikat itu seperti dikutip AFP.

Koumjian mendakwa Wiranto, bersama enam pejabat senior keamanan Indonesia, melanggar hak asasi berat di Timor Leste pasca-jajak pendapat 1999. Menurut dia, hanya dengan peradilan yang terbukalah seluruh korban peristiwa 1999 dapat berkesempatan memberi kesaksian atas penderitaan mereka.

Putusan itu, menurut Wiranto kepada TEMPO seusai acara peluncuran biografi mantan aktris film Lenny Marlina, wujud pengakuan kesatria untuk mengakui kebenaran. "Kita syukuri bahwa kebenaran mulai terkuak. Sejak awal bertemu, Presiden Xanana menunjukkan komitmen untuk rekonsiliasi," ujarnya.

Undian Magnum = Judi

MAJELIS Ulama Indonesia (MUI) menilai undian berhadiah yang akan diluncurkan PT Metropolitan Magnum Indonesia bersama KONI Pusat mengarah ke perjudian. Itu, kata Sekjen MUI Dien Syamsudin, terlihat dari beberapa indikasi. Ia menunjuk luasnya loket dan jumlah tiket yang dijual, tempat pertandingan, dan jumlah penonton. Sedangkan jadwal pertandingan tak jelas. Semuanya tidak menjamin pembeli tiket dapat menonton pertandingan olahraga.

Dari situ, MUI melihat kondisi yang rawan manipulasi (ghoror) dan membuat orang kecewa dan tidak ikhlas membeli tiket. "Itu berpotensi mengarah judi dan diharamkan dalam Islam," kata Dien di depan Komisi Agama dan Sumber Daya Manusia DPR, Selasa pekan lalu.

Padahal, pada 11 September 1999, Komisi Fatwa MUI telah mengeluarkan 10 pedoman sebagai rambu-rambu penggalian dan penghimpunan dana masyarakat. Antara lain, pengumpulan dana benar-benar untuk kepentingan umum, tidak bertentangan dengan hukum Islam, tidak dipaksakan, dan tidak memberatkan masyarakat. Dana itu, menurut MUI, dapat dihimpun lewat penjualan produk halal dan bermanfaat. Harganya pun harus standar dan sesuai dengan kemampuan masyarakat. Jika yang dijual produk berhadiah, nilai hadiahnya tak boleh berlebihan.

Rusdi dari Fraksi PDI Perjuangan mengatakan, lotere di negara yang mayoritas warganya beragama Islam sebenarnya tidak aneh. Ia menunjuk banyaknya warga Kuwait dan Mesir yang berjudi. "Mereka tak masalah kalau harus keluar uang puluhan ribu dolar untuk berjudi," tuturnya. Sedangkan Agusman Sutanbasah dari Fraksi Partai Golkar menganggap perlunya ditanya pendapat dari unsur agama lain tentang undian itu.

Wartoyo Jadi Kasum TNI

WAKIL Kepala Staf Angkatan Udara, Marsekal Madya Wartoyo, diangkat menjadi Kepala Staf Umum TNI. Posisi yang ditinggalkan lulusan Akabri 1971 ini diisi Marsekal Madya Herman Prayitno (lulusan 1973), yang kini Komandan Sesko TNI di Bandung. "Serah-terima jabatan dalam waktu dekat," kata Kepala Dinas Penerangan TNI-AU, Sagom Tamboen, dalam keterangan persnya.

Pengangkatan itu diteken Panglima TNI Jenderal Endriartono Sutarto, 16 Februari silam. Juga beralih tugas 46 perwira Angkatan Udara lainnya. Menurut Kepala Staf Angkatan Udara, Chappy Hakim, pemindahan jabatan bukan karena kualitas kerja yang rendah. "Hanya karena faktor usia, ada yang pensiun," tuturnya.

Demo Menolak Atasan Baru

PULUHAN pegawai Kantor Wilayah Departemen Kehakiman dan HAM berdemonstrasi ke Kantor Departemen Kehakiman dan HAM Papua, di Dok IX Jayapura, Senin pekan kemarin. Mereka menolak pengangkatan H. Soekarno sebagai Kepala Kantor Wilayah Departemen Kehakiman dan HAM Provinsi Papua menggantikan M.P. Aronggear.

Mereka menilai Soekarno tak didukung UPT dan pegawai di Papua. Dengan pengangkatan itu, mereka merasa dilecehkan. Juga, selama tiga tahun menjabat Koordinator Urusan Keimigrasian di Kantor Wilayah Departeman Kehakiman dan HAM Papua, Soekarno tak menonjol. Menurut Anthonius Ayorbaba, Kepala Seksi Pembinaan Lembaga Permasyarakatan Kelas IIB Abepura, "Kerjanya cuma jalan-jalan." Satu-dua hari di Jayapura, selebihnya di luar Papua, katanya.

Kalau tuntutan tak dipenuhi, mereka mengancam menyegel seluruh Kantor Wilayah Departeman Kehakiman dan HAM di Papua. "Sekretaris Jenderal Departemen Kehakiman dan HAM, Hasanuddin, berjanji menyampaikan aspirasi kami ini kepada Pak Menteri," ujarnya lagi.

Soekarno pasrah saja jika Menteri Kehakiman dan HAM menganulir pengangkatannya. Ia menilai, para pegawai itu emosional dan kurang informasi. Aksi mereka membuat aktivitas kantor lumpuh total.

Gempa di Ranah Minang

SETELAH Nabire, gempa berkekuatan 5,6 pada skala Richter mengguncang Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, Selasa pekan lalu. Empat orang tewas dalam bencana itu. Dimulai hari Senin, gempa tersebut berpusat gempa di sekitar Padang Panjang dan Gunung Tandikat, dan berlangsung empat detik. Kemudian diikuti gempa susulan sampai 118 kali, tapi yang terasa dengan indra manusia hanya 24 kali gempa susulan berkekuatan 2-3 pada skala Richter.

Gempa merusak dengan parahnya empat kecamatan di Kabupaten Tanah Datar: Batipuah, Batipuah Selatan, Pariangan, serta Kecamatan 10 Koto. Sejumlah 810 unit rumah penduduk, 75 unit bangunan sekolah, dan 29 unit rumah ibadah rusak. Tebing bukit yang longsor di Nagari Gunung Rajo menutupi badan jalan sepanjang sekitar 100 meter. Badan jalan pecah dan menganga selebar 10-30 sentimeter. Jalan selebar empat meter itu menurun tajam, berkelok-kelok, dan di sisi kanannya menganga jurang sedalam 100-200 meter. Kerugian ditaksir Rp 16 miliar. Ratusan murid sekolah dasar hingga sekolah menengah di sekitar lokasi gempa hingga Jumat terpaksa mangkir. Ada juga yang diliburkan karena sekolah roboh atau lantaran seragam sekolah dan buku-buku tertimbun runtuhan atau tenggelam.

Menurut Kepala Sub-Direktorat Mitigasi Bencana Geologi Direktorat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Surono, gempa di Sumatera Barat dipicu pergeseran sesar Semangko, yang melintas dari Sumatera Utara hingga Lampung. "Ini sesar yang cukup istimewa, karena memotong provinsi yang sudah mapan," ujarnya.

Senjata GAM dari Thailand

SEDIKITNYA 300 pucuk senjata laras panjang yang hilang saat terjadi pemberontakan di Thailand Selatan akhir bulan lalu kini beredar di Aceh. Menurut Perdana Menteri Thailand, Thaksin Shinawatra, senjata-senjata itu raib pada 4 Januari lalu ketika pemerintah Thailand memerangi separatis muslim. "Ada koneksi antara pemberontak Thailand (dan GAM) untuk menyelundupkan senjata kepada pemberontak Aceh," ujarnya seperti dikuti AFP, Rabu pekan lalu, tanpa menyebut lokasi pencurian. Tapi informasi itu berasal dari pemimpin muslim Thailand.

Garis pantai Thailand Selatan diketahui sebagai tempat hilangnya senjata saat terjadinya konflik tahun 1950. Lokasi ini tempat ideal jual-beli senjata.

Deputi Penanggung Jawab Utama Keamanan Nasional Thailand, Chavalit Yongchaiyudh, mengungkapkan bahwa pelaku pencurian senjata adalah kaum pemberontak lokal yang terkait dengan sejumlah politikus. Mereka dipersenjatai untuk melakukan aksi-aksi kriminal yang dapat mengganggu stabilitas pemerintah.

Di Jakarta, juru bicara Mabes Polri, Brigadir Jenderal Pol. Soenarko Danu Ardanto, membenarkan sedikitnya 93 pucuk senjata jenis AK-47 jatuh ke tangan GAM. Itu diketahui setelah dua kelompok penyelundup senjata dari Aceh ditangkap di Pulau Adan, perairan Thailand. "Tersangka Daud Puteh mengaku lima kali mendistribusikan 93 senjata kepada GAM melalui Aceh Timur," ujarnya kepada Eduardus K. Dewanto dari Koran Tempo. Selain kelompok Daud Puteh, kelompok lainnya adalah yang dipimpin Muhammad Daud alias Daud Rampok alias Daud Hitam. Mereka ditangkap antara 29 Januari dan 4 Februari 2004.

Ketika Jakarta Berendam

RIBUAN warga Jakarta di sejumlah lokasi terpaksa mengungsi karena rumahnya terendam air, Kamis pekan kemarin. Hujan deras nonstop Rabu malam hingga Kamis pagi jadi penyebab banjir. Bagus Narulah, 10 tahun, warga Rawa Badak, Jakarta Utara, tewas tersengat listrik waktu ingin memindahkan televisi.

Sampai Sabtu siang pekan lalu, sejumlah wilayah di Jakarta Utara masih tergenang meski seharian tak hujan. Ketinggian air di Kelurahan Pejagalan, misalnya, masih 1,5 meter. Wilayah di Kelurahan Kapuk Muara, Kamal Muara, dan Penjaringan terendam setinggi 60-70 sentimeter lantaran lima pompa penyedot air rusak. Tanggul Kali Cagak yang jebol juga belum tuntas diperbaiki.

Setidaknya ada 78 titik banjir di Jakarta, yang tersebar di semua wilayah Jakarta, Tangerang, dan Bekasi. Pemda DKI pun menyerukan siaga dua. "Kami siap mengevakuasi," kata Gubernur DKI Jakarta, Sutiyoso. n

PBNU Menggelar Konferensi Islam

PENGURUS Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Senin pekan ini menggelar Konferensi Islam Internasional. Dibuka Presiden Megawati Soekarnoputri, acara ini bakal dihadiri tokoh Islam dari 43 negara. Mereka akan membicarakan upaya perdamaian dunia, pendidikan, ekonomi keumatan, dan pengembangan media Islam internasional.

"Konferensi ini diharapkan jadi jembatan penghubung Islam dan Barat yang belakang ini renggang," kata Ketua Umum PBNU, K.H. Hasyim Muzadi, di kantornya Sabtu pekan lalu. Secara nasional, bertujuan mengembangkan citra Indonesia sebagai negara muslim moderat. Perdana Menteri Malaysia sekaligus Ketua Organisasi Konferensi Islam (OKI) Abdullah Badawi, tokoh Islam asal Inggris Prof. Syarif Muhammad, dan Prof. Dr. Muhammad Thayib dari Universitas Al-Azhar akan tampil berbicara.

Jobpie Sugiharto, Sudrajat, Cunding Levi (Jayapura), dan TNR


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
22/XXXVII/21 - 27 Juli 2008

 

Berita lainnya

Gusti Randa Batal jadi Calon Walikota Padang - 25 Jul 2008 | 19:25 WIB
Omset Bisnis 'Esek-esek 'di Internet US$ 3 Juta Per Detik - 25 Jul 2008 | 19:15 WIB
Listrik Byar-Pet Alat Penyimpanan Darah Gampang Rusak - 25 Jul 2008 | 19:07 WIB
Angkutan Berat Di Jawa Barat akan Ditertibkan - 25 Jul 2008 | 19:00 WIB
Ketokohan Soekarwo dan Gus Ipul, Pemicu Kemenangan Kar-Sa - 25 Jul 2008 | 18:59 WIB
Pemakaman di Hari Kelahiran - 25 Jul 2008 | 18:59 WIB
Duta Besar Inggris Lakukan Penghijauan di SMA Khadijah - 25 Jul 2008 | 18:43 WIB
Dua Desa di Parigi Terendam Banjir - 25 Jul 2008 | 18:41 WIB
Meski Kemarau, Kalimantan Tengah Diguyur Hujan - 25 Jul 2008 | 18:33 WIB
BPK Puas pada Laporan Keuangan Badan Intelijen - 25 Jul 2008 | 18:31 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data