Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 30/XXXIII/20 - 26 September 2004
   
Film

Selamat Datang, Dakota

Film ini memberi konfirmasi: Hollywood telah melahirkan aktris Dakota Fanning yang wajib dipelihara agar bercahaya.

MAN ON FIRE

Sutradara: Ridley Scott

Skenario: A.J. Quinnell

Pemain: Denzel Washington, Dakota Fanning, Marc Anthony

Produksi: 20th Century Fox



Dakota Fanning adalah tubuh berusia delapan tahun dengan energi dan kompetensi seorang aktris berusia 30 tahun. Dalam tubuh kecil itu, telah lahir sebuah daya yang luar biasa.

Sebagai seorang anak yang dewasa untuk tubuhnya yang mungil dalam Uptown Girl bersama Brittany Murphy, maupun si kecil berusia delapan tahun yang "menasihati" soal karier dan persahabatan tokoh Joe Tribbiani (Matt Le Blanc) dalam serial Friends, Dakota Fanning memperlihatkan sebuah seni peran hanya dengan sorotan mata yang menampilkan kecerdasan.

Film Man on Fire adalah film Dakota Fanning. Tentu saja peran Denzel Washington sebagai seorang mantan pembunuh dalam operasi bawah tanah pemerintahan AS adalah jantung yang memompa darah film ini. Cresey (Denzel Washington) datang ke Kota Meksiko mengunjungi kawan lamanya (diperankan dengan baik oleh Christopher Walken) karena Cresey sudah "bosan dalam kehidupan". Dengan angka penculikan anak-anak orang kaya di Kota Meksiko yang diselenggarakan oleh organisasi kriminal—kerja sama antara polisi, jaksa, dan gangster—Cresey dengan enggan bersetuju menjadi bodyguard (pengawal) Lupita Ramos (Dakota Fanning), seorang anak berusia delapan tahun dari keluarga Samuel Ramos, pengusaha Meksiko terkemuka yang menikah dengan seorang wanita Amerika.

Elemen drama dalam film ini adalah hubungan Cresey dan Pita yang diawali dengan sikap dingin Cresey, yang bersikukuh hanya akan menjadi "bodyguard, dan bukan disewa untuk menjadi kawan", yang kemudian berkembang seperti seorang ayah kepada putrinya. Bagaimana pula peran ayah, Samuel Ramos (Marc Anthony), kepada Lupita? Dia ayah yang sialan (untuk tidak meluluhkan daya kejut film ini).

Lupita digambarkan sebagai seorang anak perempuan yang cerdas, lincah, sigap, dan berbakat renang (meski ayahnya lebih memaksakan anaknya untuk bermain piano). Perlahan-lahan, Lupita memecahkan "batu" di dalam tubuh Cresey. Cresey mengajari Lupita menjadi perenang hebat dan memenangi pertandingan sekolah, Lupita mengajari Cresey untuk hidup kembali sebagai manusia yang bahagia. Lupita adalah anak yang kuat. Dia menanggapi penolakan Cresey dengan hati yang luka dan menahan air mata yang tumpah; tetapi dia tahu Cresey "is a sad person" yang harus disembuhkan. Dan di sinilah Dakota Fanning menampilkan cahaya bakat yang luar biasa. Kali ini, Anda tak perlu menyaksikan ritual akting sungai air mata seperti lazimnya tokoh anak-anak dalam film-film drama orang dewasa. Dakota menampilkan sebuah penyajian yang matang dan pas. Tak lebih dan tak kurang.

Di sini, kita tahu, jika Dakota senantiasa dipegang oleh sutradara andal, dia tak akan berhenti sebagai artis kecil, tetapi—seperti Kirsten Dunst—Dakota layak dirawat dan dipelihara oleh tangan-tangan andal agar tumbuh menjadi aktris dunia yang akan datang.

Film Man on Fire berakhir dengan tragis dan menyajikan sebuah persoalan kronis di Meksiko masa kini. Persoalan sekutu polisi, jaksa, dan preman juga bukan hanya masalah Meksiko, tetapi menjadi kanker di banyak negara berkembang termasuk Indonesia.

Paruh akhir film ini merupakan bagian rancangan kesumat sosok Cresey karena penculikan Lupita yang keji. Ini sebetulnya bagian "man on fire", lelaki dalam api murka yang seperti seorang jango atau koboi yang berhasil melibas semua jaringan polisi dan gangster yang terlibat dalam penculikan tingkat tinggi itu. Seru, tapi terlalu mudah ditebak hasilnya. Bagaimanapun, film yang sangat layak tonton ini adalah perjalanan laga dan drama yang asyik. Denzel Washington, Christopher Walken, dan Dakota Fanning, sederetan garansi yang membuat kita tak merasa rugi dengan duit Rp 50 ribu. Tontonlah.

Leila S. Chudori


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
20/XXXVII/07 - 13 Juli 2008

 

Berita lainnya

Tujuh Pasangan Calon Gubernur Lampung Ditetapkan - 09 Jul 2008 | 11:38 WIB
Kalla akan Ambil Nomor Urut Peserta Pemilu - 09 Jul 2008 | 11:32 WIB
Menyuntik Tenaga Organizer - 09 Jul 2008 | 11:09 WIB
40 Napi LP Krobokan Ikut Mencoblos - 09 Jul 2008 | 10:49 WIB
Warga Padangpanjang Pilih Wali Kota - 09 Jul 2008 | 09:17 WIB
Pastika Cuma Mengantar Keluarga - 09 Jul 2008 | 09:05 WIB
Isu Teroris Diduga Karena Persaingan Bisnis Wisata - 09 Jul 2008 | 08:40 WIB
Tujuh Anggota LPSK Diputuskan Lewat Voting - 09 Jul 2008 | 08:40 WIB
Buruh Khawatirkan Nasib Jam Lembur - 09 Jul 2008 | 08:24 WIB
Bupati Pasuruan Dilantik Pagi Ini - 09 Jul 2008 | 07:45 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data