Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 46/XXXIII/10 - 16 Januari 2005
   
Daftar berita Layar
Requiem untuk Aceh
Kematian berserak. Kita tahu, tangisan kerabat, tangisan orang-orang yang kehilangan sosok-sosok yang paling dicintai, tentu saja sebuah requiem?lagu kematian?yang paling universal. Majalah ini menyajikan sejumlah puisi, buah refleksi spontan dari para penyair Aceh dewasa ini, dan mencoba menangkap bagaimana Aceh?yang modern dan tradisional?merespons kematian, kesedihan, yang aromanya masih begitu pekat di kota-kota pesisir. Bagaimana sastra dan musik bersaksi atas rangkaian perpisahan tak terduga ini. Requiem untuk Aceh: kehidupan yang sekonyong-konyong menjadi puing-puing. 
Sebilah Duka dalam Kata-kata
 
Ekspresi Puitis Aceh Menghadapi Musibah
 

 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
22/XXXVII/21 - 27 Juli 2008

 

Berita lainnya

Habib Hussein Al Habsyi Laporkan Kasus Korupsi - 24 Jul 2008 | 12:48 WIB
Rumah Mewah Terbakar, 10 Anjing Tewas - 24 Jul 2008 | 12:35 WIB
JPPR: Pelanggaran Terjadi diberbagai Wilayah - 24 Jul 2008 | 12:22 WIB
Pimpinan Partai Demokrasi Pembaruan Audiensi Dengan Jaksa Agung - 24 Jul 2008 | 12:05 WIB
Dada – Ayi Membuka Kampanye Terbuka Kota Bandung - 24 Jul 2008 | 12:04 WIB
50 Persen Irigasi di Jawa Barat Rusak - 24 Jul 2008 | 11:50 WIB
MUI Sumatera Selatan Desak Revisi Perda Maksiat - 24 Jul 2008 | 11:34 WIB
Korban Tewas Danau Sunter Dibuang Hidup-hidup - 24 Jul 2008 | 11:12 WIB
Jaksa Sidik Pengadaan Interior PON - 24 Jul 2008 | 11:03 WIB
Imam Besar Mekah dan Madinah Kunjungi Jusuf Kalla - 24 Jul 2008 | 10:45 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data