Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 48/XXXIII/24 - 30 Januari 2005
   
Album

Album

Terpilih
Djoko Santoso, 52 tahun

INSTITUT Teknologi Bandung (ITB) punya rektor baru. Setelah rektor sebelumnya, Kusmayanto Kadiman, "ditarik" Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk memperkuat kabinetnya, Senin pekan lalu rapat pleno Majelis Wali Amanah (MWA) ITB memilih rektor baru. Hasilnya, Prof Dr Djoko Santoso, sebelumnya pembantu dekan II, dinyatakan sebagai Rektor ITB periode 2005-2010. Djoko mengalahkan dua kandidat lainnya, Dr Adang Surahman dan Prof Dr Satryo S. Brodjonegoro dengan mengantongi 18 dari 26 total suara pemilih.

Djoko akan memprioritaskan pembangunan komunikasi sebagai program kerja jangka pendeknya. Komunikasi itu, ujarnya, meliputi komunikasi internal antara rektorat dan lembaga-lembaga di ITB, serta komunikasi eksternal dengan perguruan tinggi lainnya, LSM, pihak pemerintah, maupun industri. "Dia memang sangat paham kondisi ITB, saya senang dia terpilih," kata Ario Wibowo, dosen teknik pertambangan ITB.

Djoko juga bertekad memberikan perhatian khusus kepada program pengabdian masyarakat yang selama ini sudah dilakukan ITB. Menurut dia, program pengabdian ini difokuskan untuk membangun Kota Bandung. ITB, kata pria kelahiran Bandung 9 September 1953 ini, akan menyisihkan dana untuk pengkajian agar pengkajian ITB lebih independen. "Jika dibayar pihak luar, hasilnya tidak obyektif dan cenderung menguntungkan si pemesan," kata pakar geologi ini.

Djoko menyelesaikan sarjananya dari Fakultas Teknik Geologi ITB pada 1976. Pada 1978 ia melanjutkan studinya di Institut Seismologi dan Teknik Gempa Bumi Universitas Tokyo. Gelar doktornya ia raih dari Institut Teknologi Asia di Thailand, Bangkok. Selain sebagai dosen, ia juga pernah menjabat Ketua Program Magister Geofisika Terapan ITB dan Ketua Senat Akademik ITB. Dari perkawinannya dengan Ir. Endang Sri Rahayu, dosen Politeknik Bandung, ia dikaruniai dua anak, Satrio Santoso, 20 tahun, dan Asdi Setyo Santoso, 17 tahun.



"Tidak ada surat dari Kantor Menteri Lingkungan Hidup yang memberi dia izin untuk menanam benda-benda itu di Sulawesi. Bahwa ada orang disogok, itu orang yang mengaku-ngaku saja."
?Menteri Negara Lingkungan Hidup Rachmat Witoelar, Senin pekan lalu, saat menegaskan kementeriannya tidak berperan meloloskan penanaman kapas transgenik dari perusahaan Monsanto.

"Kami juga akan memberikan jaminan kejujuran dalam berbisnis."
?Wakil Presiden Jusuf Kalla, Selasa pekan lalu, saat menyatakan pemerintah dan rakyat Indonesia bertekad memberikan jaminan kepastian hukum dan keamanan bagi investor yang akan menanamkan modalnya untuk pembangunan infrastruktur senilai Rp 1.300 triliun di Indonesia.

"Jumlah ini mencapai 2,2 persen dari total produk domestik bruto Indonesia atau 97 persen pendapatan domestik bruto Aceh."
?Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Sri Mulyani Indrawati, Rabu pekan lalu, menyatakan bahwa pemerintah memperkirakan total kerusakan dan kerugian akibat bencana tsunami di Aceh dan Sumatera Utara mencapai Rp 42,7 triliun.



TEMPO DOELOE

24 Januari 1965
Sir Winston Churchill, mantan Perdana Menteri Inggris di masa Perang Dunia II, wafat dalam usia 90 tahun setelah terserang stroke.

25 Januari 1924
Bertempat di lereng-lereng salju Pegunungan Alpen, Prancis, Olimpiade Musim Dingin digelar untuk pertama kali.

26 Januari 1950
Mulai tanggal ini, Konstitusi India resmi berlaku. Dengan demikian, lahirlah Republik India, salah satu negara demokrasi terbesar di dunia.

27 Januari 1926
John Logie Baird, penemu kelahiran Skotlandia, untuk pertama kali memamerkan ciptaannya, yaitu pesawat televisi, di London. Siaran pertama saat itu adalah gambar hitam-putih siluet kabur dua ventrilokuis (ahli bicara dengan perut) yang disiarkan melalui kabel.

28 Januari 1986
Pesawat ulang-alik Challenger dengan tujuh awaknya meledak saat baru lepas landas dari Cape Canaveral, Florida. Salah satu awak adalah Bu Guru Christa McAuliffe, awak sipil yang lolos seleksi untuk ikut dalam penerbangan pesawat kebanggaan Amerika itu.

29 Januari 1979
Pertemuan bersejarah terjadi antara Deputi Perdana Menteri Cina Deng Xiao Ping dan Presiden Amerika Jimmy Carter. Inilah awal era baru hubungan Cina dengan Amerika dan dunia Barat. Deng, dengan berbagai keputusannya, kelak dikenang sebagai pelopor pembaruan Cina.

30 Januari 1948
Bapak Bangsa India, Mohandas Karamchand Gandhi, tewas terbunuh oleh seorang Hindu fanatik yang tidak setuju pada pandangan-pandangan Gandhi tentang hubungan Hindu-Islam di India.


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
12/XXXVII/12 - 18 Mei 2008

 

Berita lainnya

Keluarga Masih Menunggu Kabar Meninggalnya Sophan Sophian - 17 Mei 2008 | 11:46 WIB
Politikus Sophan Sophian Dikabarkan Meninggal - 17 Mei 2008 | 11:42 WIB
PAN Usul Gaji Pejabat Dipotong 30 Persen - 17 Mei 2008 | 11:00 WIB
Assegaf: Putusan Pemberhentian Todung Tidak Sah - 17 Mei 2008 | 10:29 WIB
Koantas Bima Tabrak Pejalan Kaki - 17 Mei 2008 | 09:35 WIB
Catatan Kecil Reformasi - 17 Mei 2008 | 09:34 WIB
Pengeroyokan Taruna Akpol Dibawa Ke Peradilan Umum - 17 Mei 2008 | 09:30 WIB
Truk Kontainer Menabrak Pembatas Jalan - 17 Mei 2008 | 09:21 WIB
KPU Jawa Tengah Siap Pemilihan Dua Putaran - 17 Mei 2008 | 09:15 WIB
Arab Saudi Tingkatkan Produksi Minyak - 17 Mei 2008 | 09:00 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data