|
DISKUSI soal analisis keuangan dengan Anggito Abimanyu tentu sudah biasa; tapi jadi istimewa jika diskusi dengan pria kelahiran Bogor 19 Februari 1963 ini tentang transfer pemain basket antarklub. Maklum saja, ia terpilih sebagai Ketua Dewan Komisaris Indonesian Basketball League periode 2004-2007, yang pekan ini menggelar pertandingan ekshibisi menggalang dana korban tsunami di Aceh. Apa tidak mengganggu kerja sebagai ekonom? "Ah enggak. Tinggal mengatur waktu," kata Kepala Badan Pengkajian Ekonomi dan Kerjasama Internasional Departemen Keuangan ini kepada Tempo di rumahnya di Cipete, Jakarta Selatan, pekan lalu.
Sejak di bangku SMA Negeri 3 Yogyakarta, peniup flute ini sudah memperkuat tim sekolah hingga di University of Pennsylvania 1993, tempatnya meraih gelar PhD. Bakatnya juga menurun pada anak sulungnya, Mahditya Putra, 13 tahun. "Di rumah, saya latih sendiri anak saya sampai jadi atlet tim basket sekolah."
|