Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 49/XXXIII/31 Januari - 06 Februari 2005
   
Pokok dan Tokoh

Siap ke Akhirat

KUBURAN biasanya dibangun setelah orang mati. Tapi Anton Medan, 47 tahun, justru menyiapkannya ketika masih segar-bugar. Bekas napi Pulau Buru yang kemudian tobat menjadi mubalig ini telah membangun sepetak kuburan bagi dirinya sendiri sejak Juli tahun silam. "Orang mati bisa kapan saja. Coba kalau tiba-tiba kena tsunami," ujarnya saat bersama Tempo menyambangi calon kuburannya, pekan lalu. Bakal makam Anton itu terbujur di satu sudut halaman Pondok Pesantren At-Ta'ibin di Cibinong, Bogor. Luasnya 12 meter persegi berpayung pendapa dengan lantai dan nisan keramik hitam dan abu-abu. Di samping kuburan itu, tegak Masjid Jammi Cuang Kok Liang—ini nama Tionghoa Anton—tapi masih tahap fondasi.

Ihwal makam itu sempat ditentang para ustad. Mereka khawatir kuburan itu akan dijadikan tempat keramat. "Fikihnya kan enggak ada yang melarang," ujar Anton. Menurut dia, kalau orang sudah siap mati, artinya tidak akan macam-macam, termasuk mengeramatkan makam. "Dunia boleh dicari, akhirat jangan dilupakan," ujarnya sembari terkekeh di samping makam.


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
22/XXXVII/21 - 27 Juli 2008

 

Berita lainnya

Pemerintah Diminta Naikkan Cukai Rokok - 25 Jul 2008 | 20:29 WIB
Trendi Berkampanye Secara Estafet - 25 Jul 2008 | 20:24 WIB
Kalla Minta Direksi Merpati Dirombak - 25 Jul 2008 | 19:34 WIB
Gusti Randa Batal jadi Calon Walikota Padang - 25 Jul 2008 | 19:25 WIB
Omset Bisnis 'Esek-esek 'di Internet US$ 3 Juta Per Detik - 25 Jul 2008 | 19:15 WIB
Listrik Byar-Pet Alat Penyimpanan Darah Gampang Rusak - 25 Jul 2008 | 19:07 WIB
Angkutan Berat Di Jawa Barat akan Ditertibkan - 25 Jul 2008 | 19:00 WIB
Ketokohan Soekarwo dan Gus Ipul, Pemicu Kemenangan Kar-Sa - 25 Jul 2008 | 18:59 WIB
Pemakaman di Hari Kelahiran - 25 Jul 2008 | 18:59 WIB
Duta Besar Inggris Lakukan Penghijauan di SMA Khadijah - 25 Jul 2008 | 18:43 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data