Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 51/XXXIII/14 - 20 Februari 2005
   
Arsip

Tempo, 22 Januari 1994

Di zaman Orde Baru, Badan Intelijen Strategis (Bais) merupakan lembaga intelijen yang tampak moncer ketimbang Badan Koordinasi Intelijen Negara (Bakin). Apalagi di masa Jenderal L.B. Benny Moerdani, pemegang tampuk pimpinan ABRI (1983-1988), memimpin langsung lembaga ini.

Maklumlah, cikal-bakal lembaga ini, Pusat Intelijen Strategis (Pusintelstrat), yang berada di bawah Komando Mabes ABRI, juga telah dipimpin Benny sejak 1977. Begitu Benny menjadi Panglima ABRI, Pusintelstrat ditingkatkan perannya dan namanya diubah menjadi Bais.

Bais menjadi penyaring semua kegiatan, termasuk melakukan screening untuk para calon anggota DPR/MPR, calon pejabat tinggi negara, diplomat, sampai para pejabat BUMN.

Sejak Panglima ABRI beralih ke tangan Jenderal Feisal Tanjung, peran Bais secara berangsur mulai dikurangi. Diawali dengan rencana perubahan nama dari Bais menjadi Badan Intelijen ABRI (BIA) seusai Sidang Umum MPR Maret 1993.

BIA diharapkan berperan sebatas memberi saran bagi tindakan pencegahan terhadap gangguan stabilitas politik, ekonomi, dan sosial.

Setelah reformasi, peran BIA yang kemudian kembali lagi dengan nama Bais mulai redup. Giliran Badan Koordinasi Intelijen Negara (Bakin) yang menjadi tampak berkibar. Tugas Bakin sebenarnya lebih koordinatif saja sifatnya. Ketika A.M. Hendropriyono menjabat bos Bakin, nama Bakin berganti menjadi Badan Intelijen Negara (BIN). Lembaga itu kini sedang banyak dibicarakan orang ramai karena telah dan mungkin masih akan terjadi pergantian para pejabat yang ada di dalamnya.


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
22/XXXVII/21 - 27 Juli 2008

 

Berita lainnya

Habib Hussein Al Habsyi Laporkan Kasus Korupsi - 24 Jul 2008 | 12:48 WIB
Rumah Mewah Terbakar, 10 Anjing Tewas - 24 Jul 2008 | 12:35 WIB
JPPR: Pelanggaran Terjadi diberbagai Wilayah - 24 Jul 2008 | 12:22 WIB
Pimpinan Partai Demokrasi Pembaruan Audiensi Dengan Jaksa Agung - 24 Jul 2008 | 12:05 WIB
Dada – Ayi Membuka Kampanye Terbuka Kota Bandung - 24 Jul 2008 | 12:04 WIB
50 Persen Irigasi di Jawa Barat Rusak - 24 Jul 2008 | 11:50 WIB
MUI Sumatera Selatan Desak Revisi Perda Maksiat - 24 Jul 2008 | 11:34 WIB
Korban Tewas Danau Sunter Dibuang Hidup-hidup - 24 Jul 2008 | 11:12 WIB
Jaksa Sidik Pengadaan Interior PON - 24 Jul 2008 | 11:03 WIB
Imam Besar Mekah dan Madinah Kunjungi Jusuf Kalla - 24 Jul 2008 | 10:45 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data