Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 06/XXXIV/04 - 10 April 2005
   
Laporan Utama
Dalam Dukamu, Tano Niha
Sekali lagi bencana itu datang. Di keremangan malam, Nias jadi puing. Gempa 8,7 skala Richter menggada. Jalan kaku. Lurus. Putus. Orang-orang menjerit. Itu tubuh mengucur darah, mengucur darah....

• Jangan Kami Ditinggalkan...
• Menimbang Kebutuhan Relawan Asing
• Pulau-Pulau Seribu Gempa
• Suatu Malam Jauh di Selatan

Ekonomi & Bisnis
Masih Mengandalkan Kebun Binatang
Peningkatan target penerimaan pajak tak akan diikuti kenaikan tarif. Struktur penerimaan belum adil, peluang kebocoran di sana-sini.
 
Hukum
Kesaksian Lain untuk Jack
Adiguna Sutowo bisa lolos dari jerat hukum karena BAP banyak yang bolong. Apalagi para saksi mengubah kesaksiannya.
 
  Nasional
Opera Sabun Kongres Partai Banteng
Megawati terpilih kembali memimpin PDI Perjuangan. Dia belum bicara pencalonan presiden. Keretakan kembali membayang.
 
Opini
Bencana Belum Berlalu
 

 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
22/XXXVII/21 - 27 Juli 2008

 

Berita lainnya

Gusti Randa Batal jadi Calon Walikota Padang - 25 Jul 2008 | 19:25 WIB
Omset Bisnis 'Esek-esek 'di Internet US$ 3 Juta Per Detik - 25 Jul 2008 | 19:15 WIB
Listrik Byar-Pet Alat Penyimpanan Darah Gampang Rusak - 25 Jul 2008 | 19:07 WIB
Angkutan Berat Di Jawa Barat akan Ditertibkan - 25 Jul 2008 | 19:00 WIB
Ketokohan Soekarwo dan Gus Ipul, Pemicu Kemenangan Kar-Sa - 25 Jul 2008 | 18:59 WIB
Pemakaman di Hari Kelahiran - 25 Jul 2008 | 18:59 WIB
Duta Besar Inggris Lakukan Penghijauan di SMA Khadijah - 25 Jul 2008 | 18:43 WIB
Dua Desa di Parigi Terendam Banjir - 25 Jul 2008 | 18:41 WIB
Meski Kemarau, Kalimantan Tengah Diguyur Hujan - 25 Jul 2008 | 18:33 WIB
BPK Puas pada Laporan Keuangan Badan Intelijen - 25 Jul 2008 | 18:31 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data