|
Perkiraan Peta Dukungan Calon Presiden
Jum'at, 14 Mei 2004 | 09:05 WIB
Enam pasangan calon presiden dan wakilnya mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum. Partai-partai yang gagal memperoleh suara signifikan pun merapat ke satu kandidat, dengan alasan masing-masing. Tentu saja, tidak ada kepastian para pemilih partai itu bakal mengikuti pilihan elite pengurusnya. Pada 5 Juli nanti, sikap pemilih baru akan diketahui.
Susilo Bambang Yudhoyono-Jusuf Kalla
1. Partai Demokrat
Asas: Pancasila
Suara: 8.455.225
Kursi: 57
2. Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia
Asas: Pancasila
Suara:1.424.240
Kursi: 1
3. Partai Bulan Bintang
Asas: Islam
Suara: 2.970.487
Kursi: 11
Amien Rais-Siswono Yudhohusodo
1. Partai Amanat Nasional
Asas: Pancasila
Suara: 7.303.324
Kursi: 52
2. Partai Nasional Banteng Kemerdekaan
Asas: Pancasila
Suara: 1.230.455
Kursi: 1
3. Partai Sarikat Indonesia
Asas: Pancasila
Suara: 679.296
Kursi: 0
4. PNI Marhaenisme
Asas: Pancasila
Suara: 932.159
Kursi: 1
5. Partai Buruh Sosial Demokrat
Asas: Pancasila
Suara: 636.397
Kursi: 0
6. Partai Persatuan Daerah
Asas: Pancasila
Suara: 657.916
Kursi: 0
Wiranto-Salahuddin Wahid
1. Partai Golkar
Asas: Pancasila
Suara: 24.480.757
Kursi: 128
2. Partai Persatuan Demokrasi Kebangsaan
Asas: Pancasila
Suara: 1.313.654
Kursi: 5
3. Partai Karya Peduli Bangsa
Asas: Pancasila
Suara: 2.399.290
Kursi: 2
4. Partai Persatuan Nahdlatul Ummah Indonesia
Asas: Islam
Suara: 895.610
Kursi: 0
5. Partai Bintang Reformasi *)
Asas: Islam
Suara: 2.764.998
Kursi: 13
6. Partai Damai Sejahtera *)
Asas: Pancasila
Suara: 2.414.254
Kursi: 12
7. Partai Patriot Pancasila
Asas: Pancasila
Suara: 1.073.139
Kursi: 0
Abdurrahman Wahid-Marwah Daud Ibrahim
Partai Kebangkitan Bangsa
Asas: Pancasila
Suara: 11.989.564
Kursi: 52
Megawati-Hasyim Muzadi
PDI Perjuangan
Asas: Pancasila
Suara: 21.026.629
Kursi: 108
Hamzah Haz-Agum Gumelar
Partai Persatuan Pembangunan
Asas: Islam
Suara: 9.248.764
Kursi: 58
Keterangan:
1. *) belum resmi, suara masih terpecah
2. PKB ada kemungkinan bergabung ke Wiranto, bila Abdurrahman Wahid tidak lolos di KPU.
3. Partai Keadilan Sejahtera memutuskan bersikap oposisi
4. Sejumlah partai belum bersikap: Partai Perhimpunan Indonesia Baru, Partai Pelopor, Partai Penegak Demokrasi Indonesia, Partai Merdeka
Koran Tempo, 14 Mei 2004
|