Tim Kampanye Calon Presiden

Selasa, 18 Mei 2004 | 16:23 WIB

EMPAT pasangan kandidat presiden dan wakilnya telah menyerahkan sejumlah anggota tim kampanye ke Komisi Pemilihan Umum. Menurut anggota KPU Anas Urbaningrum, tim kampanye Yudhoyono-Kalla adalah yang "paling kompleks", sedangkan tim Megawati-Hasyim Muzadi "paling sederhana". Apapun istilahnya, semua tim kampanye akan menjadi "salesman" atau "salesgirl" bagi kandidat jagoannya. Bersiaplah mendengar suara mereka pada 1 Juni-1 Juli 2004.


Yudhoyono-Kalla
Tim kampanye pasangan Susilo Bambang Yudhoyono terdiri dari beberapa unsur, yakni Partai Demokrat, Partai Bulan Bintang, Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia, anggota tim Yudhoyono, dan anggota tim Jusuf Kalla. Lima unsur itu mendapat posisi-posisi strategis.

Dewan Pengarah
S. Budhisantoso (Partai Demokrat)
Jenderal (Purn.) Edi Sudradjad (PKP Indonesia)
Rachmat Witoelar (Tim Yudhoyono)
Yusron Ihza Mahendra (Partai Bulan Bintang)

Dewan Pakar
Irsan Tanjung (Partai Demokrat)
Toto Tasmara
John Pieris (PKP Indonesia)
M.S. Kaban (Partai Bulan Bintang)
John Palinggi (Partai Demokrat)
Semuel Samson (PKP Indonesia)
Hayono Isman (PKP Indonesia)
Hamdan Zoelva (Partai Bulan Bintang)
Astris Soesanto (PKP Indonesia)

Ketua: Muhammad Ma'roef (Tim Yudhoyono)
Wakil Ketua: Sukartono Hadi Warsito
Alwi Hamu (Tim Kalla)
Mayjen (Purn.) Jali Yusuf
Letjen (Purn.) Syamsir Siregar
Suhaeli Kalla


Amien-Siswono
Tim pasangan Amien Rais dan Siswono Yudhohusodo didominasi oleh para aktivis Muhammadiyah, dan dilengkapi oleh aktivis Partai Amanat Nasional serta partai-partai kecil yang bergabung.

Dewan Pertimbangan
Ketua: Ahmad Syafii Ma'arif (Ketua Umum Muhammadiyah)
Anggota:
Abdul Munir Mulkan (Muhammadiyah)
Ahmad Watik Pratiknya (Muhammadiyah)
Dawam Rahardjo (Muhammadiyah)
Gunawan Mohammad (Pers)
Rahardjo Tjakradiningrat (Partai Sarikat Indonesia)
Yahya Muhaimin (Muhammadiyah)
Sukmawati Soekarnoputri (PNI Marhaenisme)

Direktur Kampanye: Bambang Sudibyo (Muhammadiyah)
Dewan Strategi dan Kebijakan:
Ketua: Rizal Sukma (CSIS)
Anggota:
Abdillah Toha (Partai Amanat Nasional)
Amin Aziz (Muhammadiyah)
Ali Hardi Kyai Demak (Partai Persatuan Pembangunan)
A.M Fatwa (Partai Amanat Nasional)
Didik Rachbini (Partai Amanat Nasional)
Meilono Suwondo (Bekas PDI Perjuangan)
Miranty Abidin (Partai Amanat Nasional)
Jefrie Geovanie (Amien Rais Center)
Koordinator Organisasi Politik: Muh. Hatta Radjasa (Partai Amanat Nasional)
Koordinator Ormas: Dien Syamsudin (Muhammadiyah)
Koordinator Orkar: Agustine Pulungan
Kepala Staf Kampanye: Eddy Soeparno (Amien Rais Center)


Wiranto-Salahuddin Wahid
Kandidat dari Beringin ini diisi dua unsur, yakni para pengurus pusat partai dan anggota tim Wiranto. Calon Wakil Presiden Marwah Daud Ibrahim dan Wakil Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Mahfud Md. juga tertulis dalam daftar.

Penanggung Jawab: Akbar Tandjung dan Wiranto
Ketua: Slamet Effendy Yusuf (Golkar)
Wakil Ketua I Fachrul Rozy (Tim Wiranto)
Wakil ketua II Mohd. Machfud Md (Partai Kebangkitan Bangsa)
Anggota:
Mahadi Sinambela (Partai Golkar)
Agung Laksono (Partai Golkar)
M.S. Hidayat (Partai Golkar)

Koordinator
Sumatera: Fahmi Idris (Partai Golkar)
Wilayah Jawa: Muhammad Hatta (Partai Golkar)
Bali dan Nusa Tenggara: Sri Rejeki Sumaryoto (Partai Golkar)
Kalimantan: Hafifuddin (Partai Golkar)
Sulsel: Marwah Daud Ibrahim (Partai Golkar)
Maluku Utara dan Sulawesi Utara: Abdul Gaffur (Partai Golkar)
Papua, Maluku, dan Irian Jaya Barat: Freddy Latumahina (Partai Golkar)
Operasi: Rambe Kamarulzaman (Partai Golkar)
Media: Theo L. Sambuaga (Partai Golkar)
Luar Negeri (Marzuki Darusman)


Megawati-Hasyim Muzadi
Daftar tim kampanye pasangan ini memang paling sederhana, yakni hanya terdiri dari satu lembar. Total jenderal, hanya ada 20 orang personel.

Ketua: Sutjipto (PDI Perjuangan)
Wakil Ketua: Ahmad Bagja (PB NU)
Sekretaris: Heri Akhmadi (PDI Perjuangan)
Wakil Sekretaris: Cholil Machfud (PB NU)
Bendahara: Sony Keraf (PDI Perjuangan)
Wakil Bendahara: Sidik Suwandi

Anggota
Soetardjo Soerjogoeritno (PDI Perjuangan)
KH. Said Agil Siraj (PB NU)
Sabam Sirait (PDI Perjuangan)
Andi Jamaro (PB NU)
Roy. BB. Janis (PDI Perjuangan)
KH. Nur Iskandar SQ (NU)
Theo Syafei (PDI Perjuangan)
KH. Mutawakil (NU)
Pramono Anung (PDI Perjuangan)
Agnita Singadikane (PDI Perjuangan)


Masa Kampanye
Kampanye dilakukan selama 30 hari, dan berakhir tiga hari sebelum pemungutan suara. KPU telah menetapkan, masa kampanye dimulai pada 1 Juni dan berakhir 1 Juli.

Dana Kampanye
Undang-Undang Pemilihan Presiden mengatur, dana kampanye bisa diperoleh dari tiga sumber:
a. Pasangan Calon
b. Partai politik dan/atau gabungan partai politik yang mencalonkan
c. Sumbangan pihak-pihak yang tidak mengikat, meliputi perseorangan dan/atau badan hukum swasta.

Batas Sumbangan
Perseorangan tidak boleh menyumbang melebihi Rp 100 juta, dan badan hukum bisa menyumbang paling banyak Rp 750 juta. Semua sumbangan yang melebihi Rp 5 juta harus dilaporkan ke KPU, tentang jumlah dan identitas pemberi sumbangan.


Sumber: Komisi Pemilihan Umum, UU Pemilihan Presiden