Seliter Formalin di Tubuh Cliff
Jum'at, 13 April 2007 | 10:30 WIB
Cliff Muntu, mahasiswa Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) yang tewas disiksa seniornya, mendapat suntikan formalin dari Iyeng Sopandi, pengurus jenazah, atas permintaan orang yang oleh Iyeng dikira keluarga mendiang, empat jam setelah Cliff meninggal saat jenazahnya dirias.
Penyuntikan formalin ini penuh tanda tanya: penyuntiknya bukan dokter, prosedurnya salah, dan alasannya pun aneh, diduga untuk menyamarkan bukti. Untuk diingat saja, IPDN sebelumnya berbohong, menyatakan Cliff meninggal karena lever, bukan karena dipukuli.
5 Titik Suntikan
Karena disuntikkan di bagian tubuh yang kurang tepat, formalin sebanyak 1 liter hanya menyebar di sekitar daerah suntikan belaka, yaitu dada kanan, dada kiri, dan perut (tiga titik).





