Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Narasi  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
   

Menggeser Target
Selasa, 12 Juni 2007 | 09:55 WIB

Pekan lalu Kepolisian Republik Indonesia menyatakan mengubah target utama perburuan teroris dari Noor Din M. Top menjadi Abu Dujana. Pria misterius ini diyakini berperan penting dalam organisasi Jamaah Islamiyah (JI).
"Secara struktur dan pengalaman, Noor Din jauh di bawah Abu Dujana," kata seorang sumber yang dekat dengan kalangan kelompok Abu Dujana.

** Noor Din M. Top
- Meski berasal dari Malaysia, dia diyakini andal merekrut kader baru JI.
- Diyakini memimpin sejumlah aksi pengeboman, seperti Bom Bali I dan II.
- Sementara Dr Azahari lihai dalam meracik bom, Noor Din pintar mendoktrin orang menjadi anggota kelompok militan.

** Abu Dujana (Ainul Bahri)
- Panglima tertinggi JI.
- Ditengarai yang menentukan kebijakan operasional JI di Indonesia.
- Pernah menjadi Sekretaris Markaziah JI.
- Berkonsolidasi dengan orang dan kelompok sehaluan.
- Dididik dan memiliki jaringan kuat dengan kelompok militan di Mindanao, Filipina.

Sumber: Koran Tempo


 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Densus 88 Bekuk Anak Buah Abu Dujana di Sleman
Pembuat Situs Ansharnet Dituntut 8 Tahun
Kanada Bantu Rp 2 Miliar Untuk Penanggulangan Terorisme
Muhammadiyah Ajak Umat Islam Perangi Kemiskinan
Imam Samudera Menolak Jadi Saksi Kasus Hambali
IPW Meragukan Para Tersangka Teroris
Sebagian Pasukan Antiteror Ditarik Dari Yogyakarta dan Jawa Timur
Teroris di Indonesia Tak Miliki Jaringan Rapi
Sebagian Peluru dan Senjata Abu Dujana Buatan Pindad
Polisi Perketat Pengamanan Pejabat Kejaksaan dan Pengadilan
> selengkapnya...

Referensi

Kronologi Kasus Abdul Jabar
Perjalanan Ali Gufron
Kronologi Kasus Imam Samudra.
Menggeser Target
Abu Dujana Lolos Lagi
Jenderal Laskar Istimata
Rangkaian Pencabut Nyawa
Imam Samudra: ”Demi Allah, Tak Akan Selesai”
Doktor Elmaut dari Johor
Lelaki Dalam Kobaran Api
Yayasan Pulih yang Pulihkan Trauma
Haji Bambang : Apa Mereka Belum Puas
Tim Relawan: Korban Biasanya Orang Kecil
InpresRI No. 5 Thn 2002 (kepada Kepala Badan Intelijen Negara sehubungan dengan terorisme)
Inpres RI No. 4 Thn 2002 (kepada Menteri Negara Koordinator Bidang Politik dan Keamanan sehubungan dengan terorisme)
UU RI No.15 Thn 2003 Tentang Penetapan PERPU 1/2002 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme, Menjadi Undang-Undang
> selengkapnya...

Website

Kejaksaan RI
Kepolisian Negara Republik Indonesia
Badan Intelijen Negara
Majelis Mujahidin Indonesia
Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta
> selengkapnya...

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] nrs01 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Kovalainen tercepat
Tersangka Teroris Asal Singapura Tak Bisa Dideportasi
Todung Mulya Lubis Pesta Ulang Tahun Ke-59
Tak Ada Minyak Mentah Di Antapani
Walikota Cirebon Tolak Cairkan Gaji ke 13

<< June,2007>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data