Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Narasi  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
   

Perjalanan Kasus Dana Prajurit
Rabu, 13 Juni 2007 | 10:25 WIB

Dugaan penyelewengan dana prajurit TNI berawal dari pemberian pinjaman PT Asabri kepada pengusaha Henry alias Liauw Hou Fen pada 1996. Ketika itu, Asabri dipimpin Mayor Jenderal (Purnawirawan) Subarda Midjaja.
Pemberian pinjaman ini disebut-sebut lantaran kedekatan Hendry dan Subarda. Transaksi peminjaman uang itu melibatkan Bank Negara Indonesia serta Yayasan Kesejahteraan Perumahan Prajurit dan Pegawai Negeri Sipil.

Perjalanan Kasus
Antara 1994 dan 1995
Beberapa kali Henry Leo mengambil dana Asabri di bank

Januari 1997
Departemen Pertahanan dan Keamanan meminta Henry Leo mempertanggungjawabkan duit itu. Subarda dicopot dari jabatan Direktur Utama Asabri.

Agustus 1999
Rapat Henry Leo, Departemen Pertahanan dan Keamanan, serta BNI menemui kebuntuan. Masalah ini diserahkan ke Markas Besar Kepolisian RI. Henry Leo dicokok dan dibawa ke Mabes Polri untuk dimintai keterangan. Henry kembali bernegosiasi. Departemen memberi tenggat pembayaran, yakni 1 Agustus 2006.

Pada 2002
Tim dari Yayasan Kesejahteraan Perumahan Prajurit Departemen Pertahanan mendapat dana Rp 156 miliar dari penjualan aset Henry.

Pada 2005
Penjualan aset dilakukan lagi hingga sisa utang Henry tinggal Rp 236 miliar.

Pada 2006
Departemen Pertahanan melaporkan uang prajurit raib Rp 100 miliar. Kasus ini dilaporkan ke Pusat Polisi Militer.

Sumber: Koran Tempo


 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

ICW: Badan Kehormatan DPR Harus Tegas

Referensi

Perjalanan Kasus Dana Prajurit
Ruwetnya Tanah Senayan

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] nrs02 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Empat Calon DPD Sumatera Selatan Terancam Gugur
Verifikasi Faktual DPD Lampung Terancam Molor
Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah
Indonesia Masuk Radar OECD
Presiden Kecewa Larangan Terbang ke Eropa Diperpanjang

<< June,2007>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data